Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Jatim, Amir Burhannudin mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkirim surat ke Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI pusat. "Intinya dalam surat itu adalah minta agar sepakbola tidak perlu dipertandingkan di PON," kata Amir.
Kepada sejumlah wartawan, Amir mengatakan bahwa PSSI Jatim melihat kondisi sepakbola di Indonesia ini sudah melenceng dari filosofi olahraga. "Sepakbola dan PSSI ini didirikan untuk mempersatukan bangsa," ucap Amir, Kamis (7/1).
"Tapi kondisi sekarang justru sudah sebaliknya, sepakbola malah menghancurkan persatuan bangsa," sebut pria asal Tuban ini. Jika usul itu akhirnya dikabulkan, maka Jatim juga akan merugi dalam jumlah besar. Sebab bibit tim sepakbola proyeksi PON sudah disiapkan sejak lama.
"Bukan hanya finansial tapi juga mental pemain. Namun di atas itu ada kerugian yang lebih besar. Semangat PON itu untuk persatuan, bukan mencerai beraikan seperti sekarang ini," tutup Amir. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Jatim Minta Sepakbola Ditiadakan di PON
Bola Indonesia 7 Januari 2016, 18:28
-
Kalah dari Tim Futsal Kalsel, Jateng Gagal Lolos ke PON
Bola Indonesia 18 Oktober 2015, 18:52
-
PON Jatim Incar Sembilan Pemain ISL
Bola Indonesia 22 Agustus 2015, 12:37
-
Pelatih Persebaya Persilakan Pemainnya ke PON
Bola Indonesia 12 Agustus 2015, 11:16
-
PON Jatim Masih Kejar-kejar Evan Dimas
Bola Indonesia 12 Agustus 2015, 10:56
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR