Bola.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono, mengatakan jika usulan pembatasan nilai gaji pemain di pentas sepak bola nasional akan sulit direalisasikan.
Sebab, hal tersebut bukan sebatas seberapa tinggi atau rendahnya nilai kontrak, melainkan menyeimbangkan pendapatan dengan pembiayaan yang dikeluarkan sebuah klub. Tantangan tersebut, dikatakan Joko, yang membuat PSSI kesulitan dalam melaksanakannya.
Seperti diketahui, beberapa klub baik dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) maupun Indonesian Premier League (IPL) mengalami krisis finansial. Bahkan ada klub yang sama sekali tak mampu menggaet sponsor tambahan yang digunakan untuk biaya operasional tim. Alhasil, banyak klub yang menunggak gaji pemain hingga berbulan-bulan.
"Pembatasan nilai kontrak kita tolak, sebab PSSI tidak ingin membuat terobosan yang menurut kami rumit. Apalagi, tidak pernah ada pembahasan soal batasan gaji pemain atau apa pun," tutur Joko.
Dilanjutkannya, klub-klub kontestan Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014 diharapkan mampu menggaet sponsor supaya terhindar dari krisis finansial. Pada ISL musim 2012-2013, banyak peserta yang tidak mampu memenuhi kewajiban kepada pemain dan tim pelatih. (esa/dzi)
Sebab, hal tersebut bukan sebatas seberapa tinggi atau rendahnya nilai kontrak, melainkan menyeimbangkan pendapatan dengan pembiayaan yang dikeluarkan sebuah klub. Tantangan tersebut, dikatakan Joko, yang membuat PSSI kesulitan dalam melaksanakannya.
Seperti diketahui, beberapa klub baik dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) maupun Indonesian Premier League (IPL) mengalami krisis finansial. Bahkan ada klub yang sama sekali tak mampu menggaet sponsor tambahan yang digunakan untuk biaya operasional tim. Alhasil, banyak klub yang menunggak gaji pemain hingga berbulan-bulan.
"Pembatasan nilai kontrak kita tolak, sebab PSSI tidak ingin membuat terobosan yang menurut kami rumit. Apalagi, tidak pernah ada pembahasan soal batasan gaji pemain atau apa pun," tutur Joko.
Dilanjutkannya, klub-klub kontestan Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014 diharapkan mampu menggaet sponsor supaya terhindar dari krisis finansial. Pada ISL musim 2012-2013, banyak peserta yang tidak mampu memenuhi kewajiban kepada pemain dan tim pelatih. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT LI Targetkan ISL Seperti Liga Premier Inggris
Bola Indonesia 19 September 2013, 19:11
-
Pemain Muda Persija Dipuji Memiliki Prospek Cerah
Bola Indonesia 19 September 2013, 16:49
-
PSSI: Pembatasan Gaji Pemain Sulit Direalisasikan
Bola Indonesia 19 September 2013, 16:11
-
Empat Tuntutan Jakmania Terkait Penyerangan Persija
Bola Indonesia 19 September 2013, 13:00
-
Persija Dapat Kenangan Buruk di Laga Lawan Mitra Kukar
Bola Indonesia 19 September 2013, 00:18
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR