
Bola.net - Ditolaknya keinginan mereka, agar semifinal dan final Indonesia Super League 2014 tak dihelat di Jakarta, tak membuat The Jakmania meradang. Sebaliknya, organisasi suporter Persija Jakarta ini mengaku akan berupaya mengantisipasi potensi gesekan pada ajang tersebut.
"Semisal mereka berkeras, kita dari Jakmania akan mengoptimalkan penjagaan internal," ujar Wakil Ketua Umum Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, pada Bola.net.
"Selain itu, kita juga akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan pengarahan pada anggota-anggota. Itu yang sedang kita lakukan," sambungnya.
Sebelumnya, PT. Liga Indonesia bersikeras menggelar Semifinal dan Final Indonesia Super League 2014 di Jakarta. Meski belum diputuskan, menurut Sekretaris PT. Liga Indonesia Tigor Shalom Boboy, hal ini sudah hampir dipastikan.
Semifinal yang akan dihelat 4 November 2014 ini akan mempertemukan Persipura Jayapura dengan Pelita Bandung Raya. Partai lain, yang juga dihelat di Jakarta, adalah laga Persib Bandung kontra Arema Cronus.
The Jakmania sendiri menolak ajang ini dihelat di Jakarta. Pasalnya, menurut mereka, ajang ini rentan menjadi ajang tawuran.
"Saat ini, sepakbola kita sedang kritis," tukas Richard. (den/dzi)
"Semisal mereka berkeras, kita dari Jakmania akan mengoptimalkan penjagaan internal," ujar Wakil Ketua Umum Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, pada Bola.net.
"Selain itu, kita juga akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan pengarahan pada anggota-anggota. Itu yang sedang kita lakukan," sambungnya.
Sebelumnya, PT. Liga Indonesia bersikeras menggelar Semifinal dan Final Indonesia Super League 2014 di Jakarta. Meski belum diputuskan, menurut Sekretaris PT. Liga Indonesia Tigor Shalom Boboy, hal ini sudah hampir dipastikan.
Semifinal yang akan dihelat 4 November 2014 ini akan mempertemukan Persipura Jayapura dengan Pelita Bandung Raya. Partai lain, yang juga dihelat di Jakarta, adalah laga Persib Bandung kontra Arema Cronus.
The Jakmania sendiri menolak ajang ini dihelat di Jakarta. Pasalnya, menurut mereka, ajang ini rentan menjadi ajang tawuran.
"Saat ini, sepakbola kita sedang kritis," tukas Richard. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ahmad Bustomi Sebut Keputusan Wasit Novari Ikhsan Janggal
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 21:49
-
Percaya Kemampuan Pemain, Arema Tak Pilih-Pilih Lawan
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 21:13
-
PBR ke Semifinal, Dejan: Ini Mimpi Jadi Nyata
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 20:45
-
PT LI Bersikeras Gelar Semifinal ISL di Jakarta, Ini Langkah Jakmania
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 19:53
-
Review ISL: Akhir Tragis Persebaya
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 18:54
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR