
Dalam jumpa pers pasca laga, Raja Isa mengungkapkan bahwa permainan Persebaya cepat dan terbuka. "Persebaya itu Persipura-nya Jawa. Makanya kami sengaja main sedikit tertutup dan menunggu mencari peluang," katanya.
"Kelemahan Persebaya sebenarnya ada pada Goran (Gancev). Dia kurang cepat," lanjutnya.
Pelatih asal Malaysia ini menegaskan kegagalan Andik Vermansyah dkk dalam membalas gol yang diciptakan Agung Supriyanto bukanlah karena faktor keberuntungan. Melainkan karena faktor disiplinnya anak asuhnya dalam menutup ruang tembak.
"Andik dan Fery (Ariawan) sepintas terlihat lepas. Tapi sebenarnya selalu ada pemain kami untuk mengganggu tendangan mereka," pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Kelelahan dan Tak Dinaungi Dewi Fortuna
Bola Indonesia 4 Juli 2013, 22:10
-
Raja Isa Akui Sudah Pegang Kelemahan Persebaya
Bola Indonesia 4 Juli 2013, 22:02
-
Kecelakaan Paksa Ngurah Absen Hingga Putaran Pertama Usai
Bola Indonesia 4 Juli 2013, 21:50
-
Review IPL: Andi Oddang Antar PSM Tekuk Persiba Bantul
Bola Indonesia 4 Juli 2013, 21:38
-
Review IPL: Gol Tunggal Agung Bungkam Persebaya
Bola Indonesia 4 Juli 2013, 21:27
LATEST UPDATE
-
Diincar MU, RB Leipzig Pagari Sang Bintang dengan Kontrak Baru
Liga Inggris 6 April 2026, 10:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 6 April 2026, 10:48
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 6 April 2026, 10:47
-
Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Italia, Max Allegri Beri Jawaban Santai
Liga Italia 6 April 2026, 10:46
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 6 April 2026, 10:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR