
Dalam kesempatan tersebut, pihak Kemenpora didampingi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI), Sarman L Hakim, menilai jika Raker yang dilakukan merupakan sebuah kesia-siaan. Sebab dilanjutkan Sarman, sama sekali tidak membahas prestasi yang anjlok.
Dalam pandangan Sarman, poin utama dari Raker tersebut seharusnya yakni memperjuangkan kompetisi demi hadirnya sebuah prestasi.
"ISL (Indonesia Super League atau sekarang QNB League), sudah berjalan lama tapi tidak menghasilkan apa-apa. Kalau klub sehat, tentu ada pemain yang bisa digunakan ke Timnas untuk membela negaranya," tutur Sarman.
Ditambah lagi, persoalan utama justru ada di pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebagai regulator, PSSI juga merangkap menjadi operator. Sehingga, kompetisi (QNB League) tidak ada yang mengawasi, dan prestasi menjadi semakin terjun bebas.
Karena itu dilanjutkannya, PSSI harus dapat membedakan antara tugas dan tanggung jawab. Dengan demikian, prestasi tidak terus-terusan menjadi anjlok.
Karena itu disayangkan Sarman, Raker Kemenpora, BOPI dan Komisi X DPR RI justru berkutat hanya membahas alasan seputar tidak direkomendasikannya Arema Cronus dan Persebaya Surabaya berlaga di QNB League.
"Hal mendasar yang harus dibahas dalam Raker ini adalah kegagalan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia tahun 2016 di Qatar dan Olimpiade. Karena, prestasi tertinggi sepak bola yakni Piala Dunia dan bukan klub. Kalau berkutat di klub, kita tidak bisa hadir di kawasan Asia hingga dunia," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BOPI Pantau Penggunaan Tenaga Kerja Asing di QNB League
Bola Indonesia 6 April 2015, 20:32
-
'Raker Komisi X DPR RI Dengan Kemenpora dan BOPI Sia-sia!'
Bola Indonesia 6 April 2015, 20:29
-
BOPI Tegaskan Tak Akui QNB League
Bola Indonesia 6 April 2015, 20:00
-
Larang Arema Berkompetisi, Imam Nahrawi Akui Dibenci Anak Sendiri
Bola Indonesia 6 April 2015, 16:56
-
PSSI Mengaku Didukung FIFA, BOPI Sebut Itu Cuma Bohongan
Bola Indonesia 6 April 2015, 15:41
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR