
Bola.net - Persija Jakarta tidak menunjukkan performa yang cukup bagus pada seri kedua BRI Liga 1 2021/2022. Kinerja empat pemain asing Macan Kemayoran pun mendapat sorotan tajam dari para suporter.
Dalam lima pertandingan di seri kedua, Persija Jakarta hanya mampu meraih satu kemenangan. Sisanya, Macan Kemayoran dua kali kalah dan dua kali bermain imbang.
Ketika sejumlah tim lain mengalami grafik peningkatan, Persija justru sebaliknya. Macan Kemayoran loyo pada seri kedua.
Sejumlah penyebab menjadi faktor keterpurukan Persija. Mulai dari komposisi pemain pelapis yang kurang mendukung hingga kontribusi legiun impor yang tidak maksimal.
Sumbangsih empat pemain asing Persija Jakarta, yaitu Marko Simic, Rohit Chand, Marco Motta, dan Yann Motta masih inkonsisten. Bagaimana kiprah keempatnya pada seri kedua?
Yann Motta

Yann Motta hanya sekali absen bagi Persija Jakarta pada seri kedua BRI Liga 1. Namun, penampilannya masih angin-anginan.
Motta acap kalah berduel dengan pemain lawan. Jebolan Liga Singapura ini juga beberapa kali salah dalam mengambil keputusan.
Ketika Yann Motta bermain, Persija kebobolan lima gol. Sebagai pemain asing, kemampuannya tidak jauh berbeda dengan pemain lokal sehingga mulai diragukan oleh suporter.
Marco Motta

Marco Motta hanya dua kali bermain untuk Persija Jakarta di seri kedua BRI Liga 1 2021/2022. Bek asal Italia itu lebih sering berkutat dengan cedera dan akumulasi kartu.
Belakangan, Motta kerap mendapatkan kritikan. Soalnya, keberadaan pemain berusia 35 tahun itu tidak terlalu mendongkrak permainan tim.
Terakhir, Motta gagal mengeksekusi tendangan penalti yang seharusnya bisa menjadi gol kemenangan Persija atas Barito Putera pada pekan ke-11.
Rohit Chand

Rohit Chand terpaksa melewatkan dua partai awal Persija Jakarta di seri kedua. Sebab, gelandang berusia 29 tahun itu menjalani karantina setelah membela Timnas Nepal.
Kembalinya Rohit juga tidak berpengaruh banyak terhadap Persija. Peran mantan pemain PSPS Pekanbaru itu kurang menonjol.
Maklum, Tony Sucipto sebagai rekannya di lini tengah bukan tandem yang tepat untuknya. Sebab, keduanya cenderung bertahan. Padahal, Persija butuh kreativitas dari lini tengah.
Marko Simic

Pelan-pelan, Marko Simic mampu menjawab kritikan suporter. Setelah seret gol pada seri pertama, striker asal Kroasia itu tajam pada seri kedua.
Total, Simic mencetak empat gol dalam lima partai. Jumlah itu membuatnya menjadi top scorer sementara Persija Jakarta di BRI Liga 1 dengan tujuh gol.
Perolehan gol Simic menyamai dua pemain lainnya, yaitu Ezechiel N'Douassel dari Bhayangkara FC dan Ilija Spasojevic dari PSS Sleman. Mereka tertinggal satu gol dari bomber Persik Kediri, Youssef Ezzejjari, yang menjadi top scorer BRI Liga 1 2021/2022.
Klasemen BRI Liga 1
Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Benediktus Gerendo, 10 November 2021
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Timnas Indonesia Beraksi di Piala AFF 2020, BRI Liga 1 Gas Terus!
- BRI Liga 1: Persib Sapu Bersih Kemenangan di Seri Kedua, Wander Luiz Kejar Konsistensi
- Panser Biru Bersuara Ihwal Menurunnya Performa PSIS Semarang di Seri Kedua BRI Liga 1
- Persebaya Mulai Tancap Gas Sambut Seri Ketiga BRI Liga 1
- BRI Liga 1: Ini Rahasia Marselino Ferdinan Bisa Cetak Gol Roket ke Gawang Arema FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Asing Persija Jakarta di BRI Liga 1: Marko Simic Tetap Jadi Tumpuan
Bola Indonesia 10 November 2021, 12:45
-
BRI Liga 1: Melihat Kontribusi 4 Pemain Asing Persija Jakarta di Seri Kedua
Bola Indonesia 9 November 2021, 15:13
-
BRI Liga 1: Pelatih Persija Pasang Badan untuk Kegagalan Penalti Marco Motta
Bola Indonesia 6 November 2021, 16:21
-
BRI Liga 1: Marco Motta Sebut Psikologis Pemain Persija Membaik Jelang Laga Kontra Persita
Bola Indonesia 27 September 2021, 20:27
LATEST UPDATE
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR