
Bola.net - Taufik Hidayat membeber perasaannya usai resmi menandatangani kontrak sebagai penggawa Arema FC. Pemain berusia 26 tahun tersebut mengaku senang bisa bergabung dengan tim dengan reputasi panjang seperti Arema.
"Alhamdulillah, saya bisa bergabung dengan Arema," ucap Taufik.
"Arema adalah tim besar. Skuad mereka bagus. Basis suporter mereka pun besar dan fanatik," sambungnya.
Menurut Taufik, ia tak perlu waktu lama untuk memutuskan bergabung dengan Arema. Pasalnya, menurut pemain asal Demak tersebut, ada sejumlah alasan yang membuatnya langsung mengiyakan tawaran klub berlogo singa mengepal ini.
"Seperti yang saya katakan, Arema adalah tim besar. Sebagai tim besar, tentu ada harapan besar agar Arema bisa menjadi juara," tutur Taufik.
"Saya ingin membawa tim ini sebagai juara," ia menambahkan.
Taufik sendiri sudah resmi berstatus sebagai penggawa Arema FC musim 2020. Pemain yang musim lalu memperkuat PSM Makassar ini menandatangani kontrak, berdurasi satu musim pada Rabu (15/1/2020).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Belum Kenal Gomez
Sementara itu, Taufik mengaku belum paham gaya kepelatihan Mario Gomez, Pelatih Arema musim 2020. Namun, ia mengaku sudah sedikit mengetahui tipikal permainan yang disukai oleh eks pelatih Borneo FC tersebut.
"Saya sedikit mengetahui tipikal pemain yang disukai Coach Gomez," tutur Taufik.
"Beliau suka pemain yang cepat, mau bekerja keras, dan pantang menyerah," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi Gabung dengan Arema, Ini Kata Taufik Hidayat
Bola Indonesia 15 Januari 2020, 14:44
-
Sama-Sama Rebut Emas, Jonatan Christie Ingin Jadi 'The New Taufik Hidayat'
Bulu Tangkis 31 Agustus 2018, 11:20
-
Taufik Hidayat Ragu Tunggal Putra Raih Medali Asian Games 2018
Bolatainment 13 Agustus 2018, 14:20
-
Bek Bali United Ini Siap Berikan Penampilan Terbaik untuk Hadapi Yangon
Bola Indonesia 11 April 2018, 12:40
-
Bali United Ingin Balas Dendam pada Yangon United
Bola Indonesia 11 April 2018, 12:11
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR