Bola.net - Arema Cronus sukses meraih poin penuh di laga perdana mereka pada ajang Inter Island Cup 2014 Zona Jawa 2. Menjamu Persepam Madura United di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (09/01), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan menang dengan skor 3-1.
Arema langsung tampil menggebrak begitu laga dimulai. Anak asuh Suharno ini mengurung para penggawa Persepam Madura United di daerah mereka sendiri.
Upaya para penggawa Arema akhirnya berbuah gol ketika laga baru berjalan tiga menit. Umpan silang Benny Wahyudi diteruskan Irsyad Maulana, yang tak bisa diantisipasi kiper Persepam Gery Mandagi.
Unggul satu gol, tak membuat penggawa Arema mengendorkan serangan. Melalui umpan-umpan Gustavo Lopez, tuan rumah terus menekan pertahanan Persepam.
Menit 14, Persepam memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui eksekusi 12 pas. Hadiah penalti ini diberikan wasit Toriq Alkatiri menyusul pelanggaran Ahmad Bustomi pada salah seorang penggawa Persepam di kotak penalti Arema. Namun, beruntung bagi Arema, sepakan Rossy Noprihanis masih terbaca dan diantisipasi dengan baik oleh Kurnia Meiga.
Lima menit berselang, giliran penggawa Arema membuang peluang emas. Kali ini, Irsyad Maulana gagal melakukan eksekusi, meski hanya tinggal berhadapan dengan kiper Persepam.
Tak mau terus tertekan, Pelatih Persepam Daniel Roekito mengubah komposisi pemainnya. Dia memasukkan Isaac Djober menggantikan Rossy Noprihanis.
Persepam sempat mencetak peluang emas di menit 34 melalui Silvio Escobar. Namun, upayanya berhasil dihadang Thierry Gathuessi dan Benny Wahyudi.
Semenit kemudian, justru Arema menggandakan keunggulan mereka. Beto Goncalves berhasil memaksa Gery Mandagi memungut bola dari gawang untuk kedua kalinya.
Di babak kedua, Persepam mencoba tampil lebih ofensif. Namun, kurangnya koordinasi lini depan mereka acap membuat serbuan Laskar Sape Kerap itu gagal membahayakan pertahanan Arema.
Arema meladeni permainan ofensif Persepam. Alhasil, jual beli serangan terjadi antara kedua tim.
Kebuntuan akhirnya pecah menit 57. Kali ini, gol terjadi ke gawang Arema. Memanfaatkan umpan matang Slamet Nur Cahyo, Silvio Escobar menaklukkan Kurnia Meiga.
Sukses memperkecil kedudukan, para penggawa Persepam kian beringas. Serbuan demi serbuan mereka lakukan ke pertahanan Arema. Sementara, tuan rumah hanya mengandalkan serangan balik.
Menit 71, akhirnya Cristian Gonzales sukses membobol gawang Persepam. Namun, gol ini dianulir wasit karena pemain gaek itu sudah terlebih dahulu berada dalam posisi offside kala menerima umpan Gustavo Lopez.
Empat menit kemudian, Arema sukses menambah keunggulan mereka melalui eksekusi penalti Gustavo Lopez. Penalti ini menyusul dilanggarnya Sunarto oleh Gery Mandagi di mulut gawang Persepam.
Mampu memperbesar keunggulan, para penggawa Arema lepas dari tekanan. Alhasil, mereka kembali menunjukkan permainan ofensif.
Beberapa kali peluang berhasil diciptakan Sunarto dan kawan-kawan di kotak penalti Arema. Namun, tak ada gol tambahan tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. (den/dzi)
Arema langsung tampil menggebrak begitu laga dimulai. Anak asuh Suharno ini mengurung para penggawa Persepam Madura United di daerah mereka sendiri.
Upaya para penggawa Arema akhirnya berbuah gol ketika laga baru berjalan tiga menit. Umpan silang Benny Wahyudi diteruskan Irsyad Maulana, yang tak bisa diantisipasi kiper Persepam Gery Mandagi.
Unggul satu gol, tak membuat penggawa Arema mengendorkan serangan. Melalui umpan-umpan Gustavo Lopez, tuan rumah terus menekan pertahanan Persepam.
Menit 14, Persepam memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui eksekusi 12 pas. Hadiah penalti ini diberikan wasit Toriq Alkatiri menyusul pelanggaran Ahmad Bustomi pada salah seorang penggawa Persepam di kotak penalti Arema. Namun, beruntung bagi Arema, sepakan Rossy Noprihanis masih terbaca dan diantisipasi dengan baik oleh Kurnia Meiga.
Lima menit berselang, giliran penggawa Arema membuang peluang emas. Kali ini, Irsyad Maulana gagal melakukan eksekusi, meski hanya tinggal berhadapan dengan kiper Persepam.
Tak mau terus tertekan, Pelatih Persepam Daniel Roekito mengubah komposisi pemainnya. Dia memasukkan Isaac Djober menggantikan Rossy Noprihanis.
Persepam sempat mencetak peluang emas di menit 34 melalui Silvio Escobar. Namun, upayanya berhasil dihadang Thierry Gathuessi dan Benny Wahyudi.
Semenit kemudian, justru Arema menggandakan keunggulan mereka. Beto Goncalves berhasil memaksa Gery Mandagi memungut bola dari gawang untuk kedua kalinya.
Di babak kedua, Persepam mencoba tampil lebih ofensif. Namun, kurangnya koordinasi lini depan mereka acap membuat serbuan Laskar Sape Kerap itu gagal membahayakan pertahanan Arema.
Arema meladeni permainan ofensif Persepam. Alhasil, jual beli serangan terjadi antara kedua tim.
Kebuntuan akhirnya pecah menit 57. Kali ini, gol terjadi ke gawang Arema. Memanfaatkan umpan matang Slamet Nur Cahyo, Silvio Escobar menaklukkan Kurnia Meiga.
Sukses memperkecil kedudukan, para penggawa Persepam kian beringas. Serbuan demi serbuan mereka lakukan ke pertahanan Arema. Sementara, tuan rumah hanya mengandalkan serangan balik.
Menit 71, akhirnya Cristian Gonzales sukses membobol gawang Persepam. Namun, gol ini dianulir wasit karena pemain gaek itu sudah terlebih dahulu berada dalam posisi offside kala menerima umpan Gustavo Lopez.
Empat menit kemudian, Arema sukses menambah keunggulan mereka melalui eksekusi penalti Gustavo Lopez. Penalti ini menyusul dilanggarnya Sunarto oleh Gery Mandagi di mulut gawang Persepam.
Mampu memperbesar keunggulan, para penggawa Arema lepas dari tekanan. Alhasil, mereka kembali menunjukkan permainan ofensif.
Beberapa kali peluang berhasil diciptakan Sunarto dan kawan-kawan di kotak penalti Arema. Namun, tak ada gol tambahan tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang, Suharno Justru Puji Persepam Madura United
Bola Indonesia 10 Januari 2014, 18:15
-
Dibekuk Arema, Pelatih Persepam MU Tetap Puas
Bola Indonesia 10 Januari 2014, 18:08
-
Suharno Kagumi Sosok Gustavo Lopez
Bola Indonesia 10 Januari 2014, 17:59
-
Review: Arema Cronus Bekuk Laskar Sape Kerap
Bola Indonesia 10 Januari 2014, 17:34
-
Persepam Madura United Tanpa Target di Inter Island Cup
Bola Indonesia 9 Januari 2014, 19:56
LATEST UPDATE
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR