
Bola.net - Atletico Madrid memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions setelah meraih kemenangan 4-1 atas Club Brugge pada Selasa malam. Hasil tersebut mengamankan langkah Los Colchoneros, meski jalannya pertandingan tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi mutlak.
Kemenangan itu terasa signifikan bagi Atletico, bukan hanya karena skor besar, tetapi juga karena konteks tekanan yang menyertainya. Presiden klub, Enrique Cerezo, sebelumnya menegaskan bahwa tim memiliki kewajiban untuk menang.
Di pinggir lapangan, Diego Simeone tampak lega sekaligus emosional selepas laga. Sang pelatih kemudian menjelaskan kepuasan dan makna hasil tersebut bagi perjalanan timnya musim ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Simeone Puas dengan Proses dan Perkembangan Tim

Simeone menilai kelolosan ke babak 16 besar sebagai langkah penting bagi pertumbuhan klub. Ia menyebut hasil ini lahir dari kerja keras yang panjang dan mulai menunjukkan tren positif.
“Saya sangat bahagia. Ada kerja yang luar biasa besar di balik hasil-hasil ini, yang mulai lebih banyak positifnya dibandingkan negatifnya," kata Simeone.
"Musim lalu kami memiliki banyak pemain baru, dan musim ini lebih banyak lagi. Menciptakan ulang identitas diri sendiri tidak pernah mudah, dan ketika Anda melihat kemauan serta keyakinan para pemain pengganti saat masuk, itu benar-benar menyentuh saya.”
Komitmen Skuad dan Kedekatan Emosional
Ia juga menekankan kedekatan emosionalnya dengan tim ketika melihat komitmen para pemain terhadap ide permainan. Menurut Simeone, hal itu menjadi alasan utama rasa syukurnya.
“Saya orang sepak bola, dan ketika saya melihat komitmen terhadap ide, terhadap apa yang ingin kami capai, saya merasakan koneksi yang kuat. Saya berterima kasih atas kerja tim ini," sambung Simeone.
Simeone tidak menutup mata terhadap perlawanan lawan, khususnya pada babak pertama. Ia mengakui Club Brugge tampil sangat baik sebelum Atletico bangkit selepas jeda.
“Pada babak pertama kami menghadapi lawan yang bermain sangat baik, saya tidak berlebihan. Mereka menekan kami dan tidak memberi kami waktu. Di babak kedua, kami bermain jauh lebih unggul dalam segala aspek.”
Teguran di Ruang Ganti dan Perubahan di Babak Kedua
Atletico membuka skor melalui Alexander Sorloth, tetapi Simeone mengungkapkan bahwa situasi di lapangan sebelum jeda tidak sepenuhnya sesuai harapannya. Ia menyampaikan pertanyaan tajam kepada para pemain saat turun minum.
“Perasaan yang saya tangkap, mereka menyerang untuk menang, sementara kami, saya tidak tahu mengapa kami menyerang, hanya sekadar berada di sana bersama mereka," lanjut Simeone.
Dalam pembicaraan tersebut, Simeone menekankan perlunya peningkatan intensitas pressing dan ketegasan dalam penempatan posisi menyerang. Ia menilai perubahan itu menjadi kunci kebangkitan tim.
“Itu yang kami bicarakan, bahwa kami harus meningkatkan intensitas tekanan dan lebih tegas dalam posisi menyerang. Setelah gol Johnny, yang membuka pintu bagi kami, dan dengan pergantian pemain…”
Keputusan pergantian pemain tidak diambil dengan mudah. Simeone mengakui ada dilema besar saat harus meninggalkan beberapa nama penting di bangku cadangan.
“Tidak mudah untuk meninggalkan Lookman dan Griezmann. Julian juga sedang bermain baik belakangan ini. Anda harus membuat keputusan, dan saya merasa antusias melihat mereka yang masuk melakukannya dengan cara yang mendukung filosofi tim. Itu sulit, ini bukan keputusan yang mudah.”
Bintang utama laga ini adalah Alexander Sorloth, yang mencetak hattrick, menjadi hattrick pertama Atletico di kompetisi tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Penyerang asal Norwegia itu dipercaya tampil sejak awal, mengungguli Ademola Lookman.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR