
Bola.net - Arema Cronus berhasil membuat DC United mengakhiri tur mereka di Indonesia tanpa kemenangan. Dalam laga persahabatan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (08/12), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan berhasil mengandaskan klub liga utama Amerika itu dengan skor 2-1.
Para penggawa Arema Cronus memulai laga dengan agresif. Begitu wasit Ali Mustofa memulai laga, Ahmad Bustomi dan kawan-kawan langsung merangsek pertahanan DC United.
Laga belum genap berjalan dua menit ketika tuan rumah memiliki peluang pertamanya. Aksi Samsul Arif berhasil menerobos barisan belakang DC United. Sayang aksi ini belum berbuah gol karena sepakan Samsul masih membentur kaki pemain belakang lawan dan disapu ke luar kotak penalti.
DC United sendiri ogah dijadikan bulan-bulanan. Melalui kerjasama apik, para penggawa tim ini menembus lini pertahanan Arema. Sayang, sundulan Casey Townsend, menit 7, masih melambung di atas gawang Arema, yang dikawal Ahmad Kurniawan.
Semenit kemudian, gawang AK -sapaan karib Ahmad Kurniawan- kembali terancam. Kali ini, AK beruntung, tendangan salto Luis Silva masih melenceng dari sasaran.
Menit 20, Arema kembali mendapat peluang emas. Dikomando Samsul Arif, anak asuh Suharno ini menyerbu pertahanan DC United. Sayang eksekusi Juan Revi dari dalam kotak penalti justru membentur Beto Goncalves dan gagal membahayakan gawang Joe Willis.
Menambah daya dobrak, Arema mengubah komposisi pemain. Menit 25, Arif Suyono ditarik dan digantikan I Gede Sukadana.
Masuknya Sukadana membuahkan hasil. Permainan Arema kian bertenaga. Bahkan, menit 29, mereka nyaris membobol gawang Willis. Sayang bola sepakan Gonzales, menyambut umpan Benny Wahyudi masih tipis melayang di atas mistar gawang DC United.
Dua menit sebelum laga babak pertama usai, Arema kembali mendapat peluang emas. Sayang, sundulan Beto Goncalves, menyambut umpan tendangan sudut, masih bisa dimentahkan pemain belakang DC United.
Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Babak kedua, Arema kembali melakukan pergantian pemain. Juan Revi ditarik dan digantikan Hendro Siswanto.
Masuknya mantan gelandang Timnas U-23 ini membuahkan hasil. Hendro sukses memanfaatkan umpan silang Benny Wahyudi menjadi gol uang membawa Arema sementara unggul di menit 46. Sepakan first timenya gagal diantisipasi Willis.
Ketinggalan satu gol, para penggawa DC United tersentak. Mereka meningkatkan tempo permainan dan bermain kian agresif, berupaya menyamakan kedudukan.
Lima menit babak kedua berjalan, DC United mengurung pertahanan Arema. Namun, pertahanan yang digalang Munhar dan Purwaka Yudi masih terlalu tangguh.
Sayang, menit 52, Arema harus kebobolan. Sepakan Luis Silva dari jarak jauh gagal diantisipasi Ahmad Kurniawan.
Mampu menyamakan kedudukan, tak membuat DC United mengendorkan serangan. Melalui kerjasama Casey Townsend, Luis Silva dan Conor Doyle, anak asuh Ben Olsen ini tetap berusaha menggempur pertahanan Arema.
Sementara, Arema berupaya kembali unggul. Mengandalkan kecepatan Samsul Arif, Benny Wahyudi dan Hendro Siswanto, Arema melancarkan serangan melalui sektor sayap.
Menit 61, Arema nyaris kembali unggul. Namun, eksekusi tendangan bebas Ahmad Bustomi masih bisa ditepis Willis.
Berupaya menambah kekuatan serangan Arema, Suharno menarik Samsul Arif, yang tampak sudah kehabisan tenaga. Sebagai gantinya, dia memasukkan Sunarto.
Masuknya Sunarto sukses membawa Arema kembali unggul. Joker, julukan Sunarto, sukses menyundul umpan silang Irsyad Maulana di menit 75.
Usai gol Sunarto, laga sempat dihentikan. Pasalnya, flare yang dinyalakan Aremania membuat stadion penuh asap.
Usai laga dimulai kembali, DC United menggebrak pertahanan Arema. Serbuan demi serbuan mereka kerap membahayakan gawang AK. Beruntung barisan belakang Arema tampil sigap membentengi pertahanan mereka. Alhasil, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Arema. (den/dzi)
Para penggawa Arema Cronus memulai laga dengan agresif. Begitu wasit Ali Mustofa memulai laga, Ahmad Bustomi dan kawan-kawan langsung merangsek pertahanan DC United.
Laga belum genap berjalan dua menit ketika tuan rumah memiliki peluang pertamanya. Aksi Samsul Arif berhasil menerobos barisan belakang DC United. Sayang aksi ini belum berbuah gol karena sepakan Samsul masih membentur kaki pemain belakang lawan dan disapu ke luar kotak penalti.
DC United sendiri ogah dijadikan bulan-bulanan. Melalui kerjasama apik, para penggawa tim ini menembus lini pertahanan Arema. Sayang, sundulan Casey Townsend, menit 7, masih melambung di atas gawang Arema, yang dikawal Ahmad Kurniawan.
Semenit kemudian, gawang AK -sapaan karib Ahmad Kurniawan- kembali terancam. Kali ini, AK beruntung, tendangan salto Luis Silva masih melenceng dari sasaran.
Menit 20, Arema kembali mendapat peluang emas. Dikomando Samsul Arif, anak asuh Suharno ini menyerbu pertahanan DC United. Sayang eksekusi Juan Revi dari dalam kotak penalti justru membentur Beto Goncalves dan gagal membahayakan gawang Joe Willis.
Menambah daya dobrak, Arema mengubah komposisi pemain. Menit 25, Arif Suyono ditarik dan digantikan I Gede Sukadana.
Masuknya Sukadana membuahkan hasil. Permainan Arema kian bertenaga. Bahkan, menit 29, mereka nyaris membobol gawang Willis. Sayang bola sepakan Gonzales, menyambut umpan Benny Wahyudi masih tipis melayang di atas mistar gawang DC United.
Dua menit sebelum laga babak pertama usai, Arema kembali mendapat peluang emas. Sayang, sundulan Beto Goncalves, menyambut umpan tendangan sudut, masih bisa dimentahkan pemain belakang DC United.
Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Babak kedua, Arema kembali melakukan pergantian pemain. Juan Revi ditarik dan digantikan Hendro Siswanto.
Masuknya mantan gelandang Timnas U-23 ini membuahkan hasil. Hendro sukses memanfaatkan umpan silang Benny Wahyudi menjadi gol uang membawa Arema sementara unggul di menit 46. Sepakan first timenya gagal diantisipasi Willis.
Ketinggalan satu gol, para penggawa DC United tersentak. Mereka meningkatkan tempo permainan dan bermain kian agresif, berupaya menyamakan kedudukan.
Lima menit babak kedua berjalan, DC United mengurung pertahanan Arema. Namun, pertahanan yang digalang Munhar dan Purwaka Yudi masih terlalu tangguh.
Sayang, menit 52, Arema harus kebobolan. Sepakan Luis Silva dari jarak jauh gagal diantisipasi Ahmad Kurniawan.
Mampu menyamakan kedudukan, tak membuat DC United mengendorkan serangan. Melalui kerjasama Casey Townsend, Luis Silva dan Conor Doyle, anak asuh Ben Olsen ini tetap berusaha menggempur pertahanan Arema.
Sementara, Arema berupaya kembali unggul. Mengandalkan kecepatan Samsul Arif, Benny Wahyudi dan Hendro Siswanto, Arema melancarkan serangan melalui sektor sayap.
Menit 61, Arema nyaris kembali unggul. Namun, eksekusi tendangan bebas Ahmad Bustomi masih bisa ditepis Willis.
Berupaya menambah kekuatan serangan Arema, Suharno menarik Samsul Arif, yang tampak sudah kehabisan tenaga. Sebagai gantinya, dia memasukkan Sunarto.
Masuknya Sunarto sukses membawa Arema kembali unggul. Joker, julukan Sunarto, sukses menyundul umpan silang Irsyad Maulana di menit 75.
Usai gol Sunarto, laga sempat dihentikan. Pasalnya, flare yang dinyalakan Aremania membuat stadion penuh asap.
Usai laga dimulai kembali, DC United menggebrak pertahanan Arema. Serbuan demi serbuan mereka kerap membahayakan gawang AK. Beruntung barisan belakang Arema tampil sigap membentengi pertahanan mereka. Alhasil, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Arema. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Arema Sukses Taklukkan DC United
Bola Indonesia 8 Desember 2013, 21:09
-
Inilah Susunan Pemain Arema vs DC United
Bola Indonesia 8 Desember 2013, 19:04
-
Bola Indonesia 7 Desember 2013, 20:30

-
Hadapi DC United, Arema Bakal Tunjukkan Jati Diri
Bola Indonesia 7 Desember 2013, 20:06
-
Ini Kata Bustomi Tentang Laga Versus DC United
Bola Indonesia 7 Desember 2013, 20:01
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR