FIM Salahkan Pengelola Sirkuit Phillip Island, Buntut Keputusan MotoGP Australia Pindah ke Adelaide

FIM Salahkan Pengelola Sirkuit Phillip Island, Buntut Keputusan MotoGP Australia Pindah ke Adelaide
Sirkuit Phillip Island, Australia (c) VR46 Racing Team

Bola.net - Presiden Federasi Balap Motor Internasional (FIM), Jorge Viegas, menyebut pengelola Sirkuit Phillip Island sebagai penyebab keputusan MotoGP memindahkan Grand Prix Australia ke Adelaide Street Circuit pada 2027.

GP Australia pertama digelar pada 1989 di Phillip Island, dan dipindahkan ke Eastern Creek pada 1991, sebelum kembali ke Phillip Island pada 1997. Sayang, meski selalu memberikan balapan seru, trek ini akan ditinggalkan.

Sebab, MotoGP Sports Entertainment Group (tadinya Dorna Sports) dan pemerintahan Australia Selatan menyepakati kontrak enam tahun, terhitung mulai 2027, untuk menggelar MotoGP di sirkuit jalanan Adelaide.

Keputusan ini cukup kontroversial. Selain sirkuit jalanan dianggap jauh lebih berbahaya, Pemerintahan Victoria dan Australian Grand Prix Corporation sudah bertekad menggelontorkan dana untuk merenovasi Phillip Island.

1 dari 2 halaman

Minta Perbaiki Fasilitas Sejak 10 Tahun Lalu

Sirkuit Phillip Island, Australia (c) VR46 Racing Team

Sirkuit Phillip Island, Australia (c) VR46 Racing Team

Namun, lewat MCNews pada Senin (23/2/2026), Viegas justru menyalahkan pengelola sirkuit yang tak kunjung memperbaiki cara promosi GP Australia dan fasilitas Sirkuit Phillip Island sejak satu dekade lalu.

"Hal ini pernah diminta 10 tahun lalu, agar mereka meningkatkan fasilitas, dan tiap tahun mereka bilang, ‘Ya, ya, ya, kami akan melakukannya'. Namun, hal itu tidak pernah terjadi, jadi kini Phillip Island dihapus, karena Adelaide mengajukan proposal yang bagus," kisah Viegas.

"Kita tahu MotoGP ingin berkembang, dengan akuisisi dari Liberty (Media), mereka benar-benar tertarik membuat MotoGP lebih besar. Kita perlu menaklukkan publik baru, penonton baru," lanjut pria asal Portugal itu.

2 dari 2 halaman

Bukan Perpisahan Selamanya

Viegas paham betul fans dan pembalap MotoGP menyukai Phillip Island. Namun, ia yakin promotor dan pengelola sirkuit harus membuat gebrakan, seperti memperbanyak atraksi di luar sirkuit dan pengadaan hotel.

"Katakanlah ini keputusan berbasis komersial, tetapi kita bisa memahaminya. Tentu saja semua orang sedih kehilangan Phillip Island dari kalender," ungkap Viegas.

"Namun, pembicaraan terakhir antara (Carmelo) Ezpeleta (CEO Dorna Sports) dengan Tuan (Lindsay) Fox (pemilik sirkuit) adalah, 'Anda selesaikan fasilitasnya dulu, lalu kitaicarakan kans kembali'. Ini bukan perpisahan selamanya," tutupnya.

Sumber: MCNews


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL