
Bola.net - Gugusan bintang Arema Indonesia memberi pembuktian. Pada laga perdana Indonesia Super League (ISL) di stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (9/01), mereka menghajar Persidafon Dafonsoro dengan skor 5-2.
Setelah unggul 4-1 berkat hattrick Cristian Gonzales dan satu gol Alberto Goncalves di babak pertama, Arema tak mau mengendurkan serangan usai jeda. Babak kedua baru berjalan empat menit Singo Edan kembali mencetak gol. Tendangan keras Keith Jerome Kayamba Gumbs yang memanfaatkan bola muntah, bersarang di gawang Persidafon. Arema 5, Persidafon 1.
Gol ini membuat pelatih Persidafon, Ernest Pehelerang bereaksi. Ia pun memasukkan gelandang I Oagay untuk menggantikan Makanuay pada menit ke-55.
Pergantian ini sedikit berbuah hasil bagi tim yang memiliki julukan Gabus Sentani itu. Mereka mampu keluar dari tekanan dan akhirnya kembali memperkecil kedudukan menjadi 5-2. Nabar kembali mampu menaklukkan Kurnia Meiga Hermansyah pada menit ke 68.
Setelah gol tersebut, giliran pelatih Arema, Rahmad Darmawan yang melakukan pergantian. Ia memasukkan Egy Malgiansyah dan menarik keluar I Gede Sukadana. Berikutnya giliran Yericho dan Gilang yang masuk menggantikan Sunarto dan Victor igbonevo
Akan tetapi, pergantian demi pergantian itu tak mengubah keadaan. Skor 5-2 untuk Arema bertahan hingga wasit Najamudin meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kemenangan ini tak saja membawa Arema menduduki puncak klasemen ISL saja. Akan tetapi seolah pembuktian dari Rahmad Darmawan dan gugusan bintangnya yang sempat dikritik 'Tak Lagi Edan'.[initial]
HT REVIEW - HATTRICK GONZALES BAWA AREMA UNGGUL SEMENTARA (fjr/dzi)
Setelah unggul 4-1 berkat hattrick Cristian Gonzales dan satu gol Alberto Goncalves di babak pertama, Arema tak mau mengendurkan serangan usai jeda. Babak kedua baru berjalan empat menit Singo Edan kembali mencetak gol. Tendangan keras Keith Jerome Kayamba Gumbs yang memanfaatkan bola muntah, bersarang di gawang Persidafon. Arema 5, Persidafon 1.
Gol ini membuat pelatih Persidafon, Ernest Pehelerang bereaksi. Ia pun memasukkan gelandang I Oagay untuk menggantikan Makanuay pada menit ke-55.
Pergantian ini sedikit berbuah hasil bagi tim yang memiliki julukan Gabus Sentani itu. Mereka mampu keluar dari tekanan dan akhirnya kembali memperkecil kedudukan menjadi 5-2. Nabar kembali mampu menaklukkan Kurnia Meiga Hermansyah pada menit ke 68.
Setelah gol tersebut, giliran pelatih Arema, Rahmad Darmawan yang melakukan pergantian. Ia memasukkan Egy Malgiansyah dan menarik keluar I Gede Sukadana. Berikutnya giliran Yericho dan Gilang yang masuk menggantikan Sunarto dan Victor igbonevo
Akan tetapi, pergantian demi pergantian itu tak mengubah keadaan. Skor 5-2 untuk Arema bertahan hingga wasit Najamudin meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kemenangan ini tak saja membawa Arema menduduki puncak klasemen ISL saja. Akan tetapi seolah pembuktian dari Rahmad Darmawan dan gugusan bintangnya yang sempat dikritik 'Tak Lagi Edan'.[initial]
HT REVIEW - HATTRICK GONZALES BAWA AREMA UNGGUL SEMENTARA (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persiapan Persidafon Tak Maksimal
Bola Indonesia 9 Januari 2013, 18:45
-
RD Nilai Arema Belum Berikan Yang Terbaik
Bola Indonesia 9 Januari 2013, 18:20
-
Review ISL: Gugusan Bintang Arema Beri Pembuktian
Bola Indonesia 9 Januari 2013, 17:39
-
Arema IPL Belum Rampungkan Kontrak Pemain
Bola Indonesia 9 Januari 2013, 12:59
-
Arema Tanpa Tujuh Pilar di Laga Perdana
Bola Indonesia 8 Januari 2013, 17:31
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR