Bola.net - Persepam Madura United gagal mengemas poin penuh kala menghadapi Persija Jakarta di laga Zona Jawa 2 Inter Island Cup 2014. Menghadapi 10 orang pemain Persija, Laskar Sape Kerap harus puas bermain imbang 1-1, di laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (11/01).
Persija Jakarta mengambil inisiatif serangan sejak laga dimulai. Laga belum genap berjalan dua menit ketika Macan Kemayoran mendapat peluang pertama mereka.
Umpan silang Ismed Sofyan gagal diantisipasi lini belakang Persepam. Sayang, Mario Costas gagal menjangkau bola.
Semenit kemudian, giliran Agung Supriyanto yang membuang peluang emas. Sundulannya melenceng dari sasaran meski gawang Persepam sudah melompong.
Costas lanjut menebar teror bagi benteng pertahanan Persepam. Namun, sepakannya pada menit 8 masih membentur mistar gawang Syaifudin.
Ogah dijadikan bulan-bulanan Persija, penggawa Laskar Sape Kerap -julukan Persepam- coba membalas. Melalui skema serangan balik, Zaenal Arif berhasil menciptakan peluang pertama timnya. Sayang, Kiper Persija, Andritany, masih sigap mengantisipasi sepakan keras Zaenal Arif dari luar kotak penalti di menit 10.
Menit 31, Persija mendapat peluang emas melalui eksekusi tendangan bebas Fabiano Beltrame. Namun, bola masih membentur mistar gawang Persija.
Jelang babak pertama usai, Persepam, melalui dua bek sayap mereka, Deni Rumba dan Michael Orah, sukses membuat lini belakang Persija jatuh bangun. Namun, rapatnya pertahanan Persija membuat peluang-peluang Persepam gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan bertahan imbang tanpa gol.
Di babak kedua, Persija main lebih agresif. Beberapa kali serbuan anak asuh Benny Dollo ini merepotkan lini belakang Persepam.
Permainan agresif Persija diladeni Persepam. Bahkan, untuk menambah daya dobrak, Pelatih Persepam, Daniel Roekito, mengubah komposisi pemainnya. Ade Suhendra masuk menggantikan Busari. Sementara, Raul Asprilla juga ditarik. Posisinya ditempati Alain N'Kong.
Meski tampil lebih mendominasi, Persepam justru kebobolan di menit 59. Eksekusi penalti Mario Costas, menyusul pelanggaran Fahrudin, diantisipasi dengan baik oleh Syaifudin. Namun, Costas sigap memanfaatkan bola liar dan menceploskan bola ke gawang Persepam.
Tertinggal, Persepam tampil kian agresif. Namun, meski mendapat banyak peluang, penyelesaian akhir mereka tak sempurna. Alhasil peluang tersebut harus hilang sia-sia.
Upaya Persepam menyamakan kedudukan akhirnya berhasil di menit 71. Umpan Zaenal Arif, dimanfaatkan dengan bagus oleh Silvio Escobar.
Dua menit kemudian, Persija harus bermain dengan sepuluh orang. Fabiano Beltrame diusir ke luar lapangan usai menerima kartu kuning keduanya di laga ini.
Unggul jumlah pemain, Persepam terus menekan pertahanan Persija. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat tak ada gol tercipta sampai wasit Ahmad Suparman meniup peluit panjang. (den/pra)
Persija Jakarta mengambil inisiatif serangan sejak laga dimulai. Laga belum genap berjalan dua menit ketika Macan Kemayoran mendapat peluang pertama mereka.
Umpan silang Ismed Sofyan gagal diantisipasi lini belakang Persepam. Sayang, Mario Costas gagal menjangkau bola.
Semenit kemudian, giliran Agung Supriyanto yang membuang peluang emas. Sundulannya melenceng dari sasaran meski gawang Persepam sudah melompong.
Costas lanjut menebar teror bagi benteng pertahanan Persepam. Namun, sepakannya pada menit 8 masih membentur mistar gawang Syaifudin.
Ogah dijadikan bulan-bulanan Persija, penggawa Laskar Sape Kerap -julukan Persepam- coba membalas. Melalui skema serangan balik, Zaenal Arif berhasil menciptakan peluang pertama timnya. Sayang, Kiper Persija, Andritany, masih sigap mengantisipasi sepakan keras Zaenal Arif dari luar kotak penalti di menit 10.
Menit 31, Persija mendapat peluang emas melalui eksekusi tendangan bebas Fabiano Beltrame. Namun, bola masih membentur mistar gawang Persija.
Jelang babak pertama usai, Persepam, melalui dua bek sayap mereka, Deni Rumba dan Michael Orah, sukses membuat lini belakang Persija jatuh bangun. Namun, rapatnya pertahanan Persija membuat peluang-peluang Persepam gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan bertahan imbang tanpa gol.
Di babak kedua, Persija main lebih agresif. Beberapa kali serbuan anak asuh Benny Dollo ini merepotkan lini belakang Persepam.
Permainan agresif Persija diladeni Persepam. Bahkan, untuk menambah daya dobrak, Pelatih Persepam, Daniel Roekito, mengubah komposisi pemainnya. Ade Suhendra masuk menggantikan Busari. Sementara, Raul Asprilla juga ditarik. Posisinya ditempati Alain N'Kong.
Meski tampil lebih mendominasi, Persepam justru kebobolan di menit 59. Eksekusi penalti Mario Costas, menyusul pelanggaran Fahrudin, diantisipasi dengan baik oleh Syaifudin. Namun, Costas sigap memanfaatkan bola liar dan menceploskan bola ke gawang Persepam.
Tertinggal, Persepam tampil kian agresif. Namun, meski mendapat banyak peluang, penyelesaian akhir mereka tak sempurna. Alhasil peluang tersebut harus hilang sia-sia.
Upaya Persepam menyamakan kedudukan akhirnya berhasil di menit 71. Umpan Zaenal Arif, dimanfaatkan dengan bagus oleh Silvio Escobar.
Dua menit kemudian, Persija harus bermain dengan sepuluh orang. Fabiano Beltrame diusir ke luar lapangan usai menerima kartu kuning keduanya di laga ini.
Unggul jumlah pemain, Persepam terus menekan pertahanan Persija. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat tak ada gol tercipta sampai wasit Ahmad Suparman meniup peluit panjang. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Dianggap Tidak Siap Tampil di ISL Musim Ini
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 20:50
-
Pelatih Persija Kembali Soroti Kekompakan Pemain
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 18:45
-
Persepam Hanya Imbang, Daniel Roekito Tak Bimbang
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 18:22
-
Review: Persija Jakarta Tahan Persepam Madura United
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 17:29
-
Inilah Susunan Pemain Persepam vs Persija
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 15:17
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR