Persija Jakarta mengambil inisiatif serangan sejak laga dimulai. Laga belum genap berjalan dua menit ketika Macan Kemayoran mendapat peluang pertama mereka.
Umpan silang Ismed Sofyan gagal diantisipasi lini belakang Persepam. Sayang, Mario Costas gagal menjangkau bola.
Semenit kemudian, giliran Agung Supriyanto yang membuang peluang emas. Sundulannya melenceng dari sasaran meski gawang Persepam sudah melompong.
Costas lanjut menebar teror bagi benteng pertahanan Persepam. Namun, sepakannya pada menit 8 masih membentur mistar gawang Syaifudin.
Ogah dijadikan bulan-bulanan Persija, penggawa Laskar Sape Kerap -julukan Persepam- coba membalas. Melalui skema serangan balik, Zaenal Arif berhasil menciptakan peluang pertama timnya. Sayang, Kiper Persija, Andritany, masih sigap mengantisipasi sepakan keras Zaenal Arif dari luar kotak penalti di menit 10.
Menit 31, Persija mendapat peluang emas melalui eksekusi tendangan bebas Fabiano Beltrame. Namun, bola masih membentur mistar gawang Persija.
Jelang babak pertama usai, Persepam, melalui dua bek sayap mereka, Deni Rumba dan Michael Orah, sukses membuat lini belakang Persija jatuh bangun. Namun, rapatnya pertahanan Persija membuat peluang-peluang Persepam gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan bertahan imbang tanpa gol.
Di babak kedua, Persija main lebih agresif. Beberapa kali serbuan anak asuh Benny Dollo ini merepotkan lini belakang Persepam.
Permainan agresif Persija diladeni Persepam. Bahkan, untuk menambah daya dobrak, Pelatih Persepam, Daniel Roekito, mengubah komposisi pemainnya. Ade Suhendra masuk menggantikan Busari. Sementara, Raul Asprilla juga ditarik. Posisinya ditempati Alain N'Kong.
Meski tampil lebih mendominasi, Persepam justru kebobolan di menit 59. Eksekusi penalti Mario Costas, menyusul pelanggaran Fahrudin, diantisipasi dengan baik oleh Syaifudin. Namun, Costas sigap memanfaatkan bola liar dan menceploskan bola ke gawang Persepam.
Tertinggal, Persepam tampil kian agresif. Namun, meski mendapat banyak peluang, penyelesaian akhir mereka tak sempurna. Alhasil peluang tersebut harus hilang sia-sia.
Upaya Persepam menyamakan kedudukan akhirnya berhasil di menit 71. Umpan Zaenal Arif, dimanfaatkan dengan bagus oleh Silvio Escobar.
Dua menit kemudian, Persija harus bermain dengan sepuluh orang. Fabiano Beltrame diusir ke luar lapangan usai menerima kartu kuning keduanya di laga ini.
Unggul jumlah pemain, Persepam terus menekan pertahanan Persija. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat tak ada gol tercipta sampai wasit Ahmad Suparman meniup peluit panjang. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Dianggap Tidak Siap Tampil di ISL Musim Ini
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 20:50
-
Pelatih Persija Kembali Soroti Kekompakan Pemain
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 18:45
-
Persepam Hanya Imbang, Daniel Roekito Tak Bimbang
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 18:22
-
Review: Persija Jakarta Tahan Persepam Madura United
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 17:29
-
Inilah Susunan Pemain Persepam vs Persija
Bola Indonesia 11 Januari 2014, 15:17
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR