
Bola.net - Kedatangan pemain legendaris sepakbola Liga Inggris ke Indonesia, Michael Owen, di Tanah Air, ternyata tidak sendirian. Melainkan, bersama Quinton Fortune.
Namun, hanya Owen yang menjadi pusat perhatian awak media massa dan suporter lantaran berjalan keluar lebih awal. Kondisi tersebut, membuat petugas keamanan sewaan dan Bandara Soekarno-Hatta menjadi berlebihan dalam menjalankan tugasnya.
"Kami tentu sangat senang mereka datang di Jakarta. Ini sudah lama saya tunggu. Bahkan, saya juga sudah membeli tiket buat pertandingan besok," kata Dani yang tergabung dalam fans MU, Red Army.
Nantinya, Owen dan kawan-kawan akan memperkuat United Red dan beruji coba lawan Indonesia Red dalam laga bertajuk Battle of Red, berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (23/10).
"Saya berharap, legenda MU ini bisa menampilkan permainan yang menghibur dan ada pemain MU lainnya yang datang. Misalnya saja, Ryan Giggs, Paul Scholes," sambungnya.
Setelah Owen dan Fortune, secara bergiliran akan tiba mantan pemain MU lainnya seperti Luis Saha melalui terminal 3. Indonesia Red akan diperkuat 17 pemain yang terdiri dari pemain yang masih aktif maupun yang sudah gantung sepatu.
Misalnya saja, Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Kurniawan Dwi Yulianto, Gendut Doni dan kiper Kurnia Sandi. Sedangkan yang masih aktif, tampak Firman Utina, Ponaryo Astaman, Zaenal Arief dan Ismed Sofyan. [initial] (esa/pra)
Namun, hanya Owen yang menjadi pusat perhatian awak media massa dan suporter lantaran berjalan keluar lebih awal. Kondisi tersebut, membuat petugas keamanan sewaan dan Bandara Soekarno-Hatta menjadi berlebihan dalam menjalankan tugasnya.
"Kami tentu sangat senang mereka datang di Jakarta. Ini sudah lama saya tunggu. Bahkan, saya juga sudah membeli tiket buat pertandingan besok," kata Dani yang tergabung dalam fans MU, Red Army.
Nantinya, Owen dan kawan-kawan akan memperkuat United Red dan beruji coba lawan Indonesia Red dalam laga bertajuk Battle of Red, berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (23/10).
"Saya berharap, legenda MU ini bisa menampilkan permainan yang menghibur dan ada pemain MU lainnya yang datang. Misalnya saja, Ryan Giggs, Paul Scholes," sambungnya.
Setelah Owen dan Fortune, secara bergiliran akan tiba mantan pemain MU lainnya seperti Luis Saha melalui terminal 3. Indonesia Red akan diperkuat 17 pemain yang terdiri dari pemain yang masih aktif maupun yang sudah gantung sepatu.
Misalnya saja, Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Kurniawan Dwi Yulianto, Gendut Doni dan kiper Kurnia Sandi. Sedangkan yang masih aktif, tampak Firman Utina, Ponaryo Astaman, Zaenal Arief dan Ismed Sofyan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Owen Akui Tak Ketahui Karakter Indonesia Red
Bola Indonesia 22 Oktober 2013, 20:39
-
Owen Yakin Cetak Gol ke Gawang Indonesia Red
Bola Indonesia 22 Oktober 2013, 20:17
-
Pemain United Red Gelar Coaching Clinic di SUGBK
Bola Indonesia 22 Oktober 2013, 19:44
-
Bepe: Battle of Red Adalah Pertemuan Yang Tertunda
Bola Indonesia 22 Oktober 2013, 19:33
-
Diburu Arema, Inilah Komentar Michael Owen
Bola Indonesia 22 Oktober 2013, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR