Saleh masih mengklaim bahwa Persebaya 1927 lah yang asli. Sedangkan tim lain yang juga bernama Persebaya, dianggapnya sebagai abal-abal alias palsu.
"Tiba-tiba muncul klub yang dinamakan Persebaya di bawah PT lain," ucap Saleh. Ini kan aneh. Kita tidak pernah menjual Persebaya, kita tidak pernah memindahkan saham," tegas Saleh.
Ia mengaku sudah menjelaskan segala fakta tentang Persebaya, kepada utusan Kemenpora yang menemuinya akhir pekan lalu.
"Kita sudah sepakat. Kita minta diakui Persebaya Surabaya di bawah PT Persebaya Indonesia sebagai klub yang sah dan diakui oleh PSSI, FIFA dan AFC. Dan kita minta yang palsu itu dibubarkan atau tidak boleh lagi bertanding di kompetisi," pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristian Gonzales Ogah Pikirkan Tim Transisi
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 16:28
-
CEO Arema Tak Masalah Jika Gonzales Jadi Cawabup Malang
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 16:11
-
Anggota Tim Transisi PSSI Minta Klub Tak Membubakan Diri
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 14:21
-
Nasib Tim Persebaya Ditentukan Besok
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 13:13
-
Saleh Mukadar Minta Persebaya ISL Dibubarkan
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 12:12
LATEST UPDATE
-
Arsenal Merasa Gugup dan Itu Bukan Hal Buruk
Liga Inggris 11 April 2026, 13:43
-
Enzo Fernandez Bermasalah, Chelsea Lirik Bintang Stuttgart Angelo Stiller
Liga Inggris 11 April 2026, 13:13
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR