Saleh mengatakan, trach record Vigit di sepakbola nasional membuatnya ragu untuk mempercayai segala pernyataan dari eks pengelola Deltras Sidoarjo tersebut. "Vigit itu dipercaya dari mananya? Wong dia salah satu pengaturan skor di Indonesia," kata Saleh, Selasa (30/6) siang.
Padahal dalam pernyataannya kepada sejumlah wartawan, Senin (29/6) malam di salah satu restoran cepat saji di Surabaya, Vigit bahkan berani bersumpah bahwa apa yang disampaikan adalah kebenaran. ia juga mengaku tak memihak kepada salah satu kubu.
"Kalau dia bersumpah atas nama Tuhan pun, Tuhan juga nggak akan mungkin percaya dengan sumpahnya," kata Saleh seraya tertawa. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saleh Ragukan Pernyataan Vigit
Bola Indonesia 30 Juni 2015, 14:57
-
Saleh: Tujuan Utama Persebaya 1927 Adalah Pengakuan
Bola Indonesia 16 Juni 2015, 17:17
-
Saleh Mukadar Bantah Persebaya 1927 Ikut Piala Presiden
Bola Indonesia 16 Juni 2015, 17:03
-
Persebaya 1927 Bantah Jadi Anak Emas Menpora
Bola Indonesia 22 Mei 2015, 15:12
-
Ini Alasan Persebaya 1927 Ogah Ikut Piala Kemerdekaan
Bola Indonesia 22 Mei 2015, 15:05
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR