Bola.net - Seleksi sekaligus latihan perdana Persebaya Surabaya yang berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia (Persebaya DU) sempat membuat kesal Miroslav Janu. Jumlah bola yang sedikit menjadi penyebabnya.
Pelatih asal Republik Ceko itu jengkel karena program seleksi yang ia siapkan terpaksa berantakan. Seleksi di Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Rabu (24/10) itu pun baru dimulai pada sekitar pukul 08:00 karena harus menunggu jumlah bola.
"Kalau begini tak usah seleksi saja. Ini ada 60 pemain tapi bola hanya ada dua. Saya butuh 20," geram pelatih yang lebih senang disapa Miro itu.
Eks pelatih Persela Lamongan itu pun mengubah program untuk tahapan seleksinya. Ia hanya memilih pemain untuk diadu dalam game dari pemanasan saja. "Dari stretching saja sudah kelihatan mana yang bagus mana yang tarkam," katanya.
Dari catatan yang dipegang Yusuf Eko Dono selaku asisten memang ada sekitar 60 pemain. Tampak mantan pemain Arema Indonesia, Richie Pravita serta pemain yang terdepak dari Persebaya IPL, Khomad Suharto di antara pemain itu. Mereka kemudian dibagi dalam empat tim dan diadu. (fjr/mac)
Pelatih asal Republik Ceko itu jengkel karena program seleksi yang ia siapkan terpaksa berantakan. Seleksi di Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Rabu (24/10) itu pun baru dimulai pada sekitar pukul 08:00 karena harus menunggu jumlah bola.
"Kalau begini tak usah seleksi saja. Ini ada 60 pemain tapi bola hanya ada dua. Saya butuh 20," geram pelatih yang lebih senang disapa Miro itu.
Eks pelatih Persela Lamongan itu pun mengubah program untuk tahapan seleksinya. Ia hanya memilih pemain untuk diadu dalam game dari pemanasan saja. "Dari stretching saja sudah kelihatan mana yang bagus mana yang tarkam," katanya.
Dari catatan yang dipegang Yusuf Eko Dono selaku asisten memang ada sekitar 60 pemain. Tampak mantan pemain Arema Indonesia, Richie Pravita serta pemain yang terdepak dari Persebaya IPL, Khomad Suharto di antara pemain itu. Mereka kemudian dibagi dalam empat tim dan diadu. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Miroslav Janu Belum Teken Kontrak Dengan Persebaya DU
Bola Indonesia 24 Oktober 2012, 11:47
-
Seleksi Perdana Persebaya DU Bikin Kesal Miroslav Janu
Bola Indonesia 24 Oktober 2012, 09:20
-
Miroslav Janu Arsiteki Persebaya DU
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 22:45
-
Janu Kritik Pengelolaan Klub di Indonesia
Bola Indonesia 16 Juli 2012, 11:55
-
Persela Lamongan Target Finish di Posisi Empat
Bola Indonesia 25 Juni 2012, 18:27
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR