
Dalam laga tersebut, wasit Novari Ikshan dikejar beberapa penggawa Kabau Sirah sesaat setelah meniupkan peluit panjang. Mereka berusaha meminta penjelasan terkait beberapa keputusan yang dibuat sang pengadil.
"Kami optimis tidak akan terkena sanksi sekalipun terjadi keributan di dalam stadion. Sebab, PSSI bisa melihat di mana akar masalahnya," terang manajer Semen Padang, Asdian.
Keputusan wasit Novari Ikshan yang dianggap merugikan Semen Padang membuat para penonton tidak puas dan langsung melampiaskannya dengan melempari botol-botol minuman ke area lapangan.
"Penonton Padang tidak pernah brutal seperti ini. Tapi situasi ini yang seharusnya bisa disadari," imbuhnya.
Pada laga ini, Arema dan Semen Padang berbagi angka 2-2. Alhasil, Semen Padang dipastikan gagal lolos ke semifinal ISL 2014. Sementara, Arema Cronus -yang berstatus sebagai runner-up Grup K- lolos ke semifinal, menemani Persipura Jayapura. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Tak Puas Kinerja Wasit, Semen Padang Ajukan Protes ke PSSI
- Gagal ke Semifinal, Semen Padang Curigai Konspirasi Penjegalan
- Pendukung Semen Padang Marah Karena Keputusan Wasit
- Semen Padang Bantah Isu Ricuh Dengan Aremania
- Semen Padang Kecewa Kepemimpinan Wasit Novari Iksan
- Tak Puas Kinerja Wasit, Suporter Semen Padang Ricuh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ahmad Bustomi Sebut Keputusan Wasit Novari Ikhsan Janggal
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 21:49
-
Percaya Kemampuan Pemain, Arema Tak Pilih-Pilih Lawan
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 21:13
-
PBR ke Semifinal, Dejan: Ini Mimpi Jadi Nyata
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 20:45
-
PT LI Bersikeras Gelar Semifinal ISL di Jakarta, Ini Langkah Jakmania
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 19:53
-
Review ISL: Akhir Tragis Persebaya
Bola Indonesia 30 Oktober 2014, 18:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR