Menurut Nil, sejatinya Semen Padang bisa membawa poin penuh pada laga yang dihelat di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (20/7) malam. Namun, para pemainnya gagal memanfaatkan peluang yang ada.
"Alhamdulillah target tercapai untuk meraih poin di Samarinda. Beberapa kali kami mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol, namun selalu gagal. Tapi inilah sepakbola," ujar Nil.
Hal serupa juga diutarakan oleh gelandang Semen Padang, Riko Simanjuntak. Menurutnya, laga berjalan sangat sengit, sehingga satu poin yang didapat Kabau Sirah patut disyukuri.
"Saya bersyukur mendapatkan poin di sini dan berharap mendapatkan hasil lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya," kata Riko.
Atas hasil ini, Semen Padang kini berada di posisi ke-6 klasemen sementara Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 dengan mengemas 17 poin. Sementara PBFC bertengger di posisi ke-7 dengan 16 poin. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Menang di Kandang, PBFC Akui Sulit Kalahkan Semen Padang
Bola Indonesia 21 Juli 2016, 12:10
-
Semen Padang Puas Curi Satu Poin di Kandang PBFC
Bola Indonesia 21 Juli 2016, 11:16 -
Ihwal Hukuman Jandia Eka Putra, Ini Kata Semen Padang
Bola Indonesia 19 Juli 2016, 19:48
-
Tanpa Irsyad Maulana di Kandang PBFC, Semen Padang Tak Gentar
Bola Indonesia 19 Juli 2016, 16:55
-
Tanpa Irsyad Maulana, Semen Padang Bawa 20 Pemain ke Samarinda
Bola Indonesia 18 Juli 2016, 19:25
LATEST UPDATE
-
David Raya Ajak Arsenal Nikmati Kesempatan Besar di Liga Champions
Liga Champions 7 April 2026, 20:05
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR