
Bola.net - Meskipun menyandang status sebagai tim promosi, PS Sleman mampu tampil bagus pada awal musim Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Akan tetapi, Seto mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat sombong.
PSS Sleman menjadi satu di antara tim promosi Liga 1 2019 yang lebih moncer sejauh ini. Tim Elang Jawa mampu nangkring di peringkat kelima klasemen sementara Shopee Liga 1 2019.
Sebuah pencapaian yang tidak sembarangan bagi tim promosi. PSS Sleman tercatat meraih tiga kemenangan, tiga imbang, dan baru satu kali menelan kekalahan.
Hasil yang dicapai PSS jauh berbeda dengan raihan dua tim promosi lainnya, Kalteng Putra dan Semen Padang.
Kalteng Putra berada di urutan ke-12 dengan koleksi delapan poin. Sementara Semen Padang jauh lebih terpuruk, dengan jadi juru kunci.
PSS tercatat mampu meraih hasil di luar dugaan melawan tim-tim yang lebih mapan. Seperti menang atas Arema (15/5/2019) dan Persebaya Surabaya (13/7/2019). Kemudian mampu mencuri poin di markas Persipura Jayapura (31/5/2019). Hingga membuat sang juara bertahan Persija Jakarta hanya mampu menang tipis 1-0 atas PSS (3/7/2019).
Sampai tujuh pertandingan yang dilakoni, PSS mengoleksi poin 12 atau terpaut empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Tira Persikabo. Padahal, sebagian tim lain telah memainkan delapan pertandingan.
Jika PSS Sleman kembali meraih poin penuh saat menjamu PSIS Semarang, Rabu (17/7/2019), Brian Ferreira dkk. bisa menduduki peringkat ketiga.
Diminta Tidak Sombong
Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, memberikan komentar bijak mengenai prestasi tim asuhannya yang terus melejit.
Seto tak setuju timnya mendapat predikat tim promosi yang lebih berprestasi ketimbang dua tim lainnya. Ia menilai pencapaian PSS saat ini belum menentukan apa-apa karena kompetisi yang masih panjang.
"Belum bisa dikatakan seperti itu. Kami sama saja dengan tim lainnya. Kami baru jalani tujuh pertandingan, masih ada 27 pertandingan lagi. Ini tidak bisa jadi ukuran," kata Seto kepada Bola.com.
"Nanti kalau sudah lewati separuh musim, mungkin baru bisa diprediksi. Yang jelas, masih terlalu dini mengatakannya," ujarnya.
Itulah mengapaa, Seto terus mengingatkan kepada Bagus Nirwanto cs. untuk tidak berpuas diri. Menurutnya, pemain harus tetap bekerja keras dan fokus menghadapi setiap pertandingan.
"Harapan saya agar setiap pemain tidak sombong dan takabur karena kami masih jauh jika dikatakan tim promosi paling bagus," tutur pelatih berusia 45 tahun ini.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sejumlah Pilar Kembali, PSIS Optimistis Ladeni PSS Sleman
Bola Indonesia 16 Juli 2019, 16:57
-
PSIS Semarang Andalkan Kolektivitas Hadapi PSS Sleman
Bola Indonesia 16 Juli 2019, 14:32
-
Seto Nurdiyantoro Berharap Pemain PSS Tidak Cepat Sombong
Bola Indonesia 16 Juli 2019, 11:16
-
3 Kuda Hitam yang Meledak di Shopee Liga 1 2019
Bola Indonesia 16 Juli 2019, 09:37
-
Hari Nur Yulianto Tak Sabar Kembali Merumput Bersama PSIS
Bola Indonesia 15 Juli 2019, 20:54
LATEST UPDATE
-
Bukannya Senang, Para Pemain MU Bete Dapat Libur 3 Pekan
Liga Inggris 10 April 2026, 16:09
-
Nonton Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 16:00
-
Singkirkan Arsenal dari FA Cup, Bintang Muda Southampton Ini Masuk Radar MU
Liga Inggris 10 April 2026, 15:58
-
Real Madrid vs Girona: Misi Wajib Menang El Real Demi Kejar Barcelona!
Liga Spanyol 10 April 2026, 15:12
-
3 Alasan MotoGP Sulit Terapkan Pembalap Cadangan Permanen Seperti Formula 1
Otomotif 10 April 2026, 14:56
-
Arsenal vs Bournemouth: Jangan Sampai Terpeleset, Gunners!
Liga Inggris 10 April 2026, 14:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 14:33
-
Tempat Menonton Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR