"Ya, berarti urusan bola sudah merambah semua sektor termasuk elit," ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, pada .
Sebelumnya, proses reformasi sepakbola Indonesia sempat menjadi bunga pembicaraan antara Setya Novanto dan Ma'roef. Menurut Setnov -sapaan Setya- dalam rekaman tersebut, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, keras kepala dalam memastikan sepakbola Indonesia dibenahi.
"Pengalaman saya ya Pak. Presiden ini agak koppig (kopeh, bahasa belanda) tapi bisa merugikan semua. Contoh yang paling gampang itu PSSI. Apa susahnya ini ya, saya bicara. Saya harus bicara Freeport itu saya bicara dulu PSSI. Saya bilang, Pak Presiden pengalaman saya zaman SBY, SBY turun tangan. TVOne yang sudah menyiarkan liga dan lakunya bukan main, terpaksa harus dihentikan karena sudah teriak-teriak, ini menyangkut sponsor, pengangguran mereka, menyangkut macem-macem. Jadi bisa menurunkan juga kredibilitas isu-isu presiden. Presiden, Pak Ketua khusus PSSI saya tidak ada apa, apa tidak ikut campur dengan pihak mereka. Supaya Indonesia itu bangkit. Saya bilang, ada peraturan FIFA mengharuskan. Kalau saya yang kurang menguasai, Ketua MA menyampaikan hukum-hukumnya. Disampaikan pak, hukum-hukumnya. Kalau sudah bilang enggak, ya enggak, susah kita. Tetap saja. Kita dikte saja. Gitu Pak. Koppignya dia buat bahaya kita. Kedua, Ketua MA sampai merasani sama saya enggak berkenan sama presiden. Wah gak cocoklah," ujar Setnov, seperti dalam transkrip 'Papa Minta Saham' yang banyak beredar.
Sementara itu, menanggapi banyaknya pihak yang coba membujuk presiden agar bersikap lebih lunak terkait sepakbola Indonesia, Gatot tak mau berkomentar. Ia pun tak mau berspekulasi bahwa upaya Pemerintah membenahi sepakbola Indonesia kerap dijegal pihak-pihak dan kekuatan politik berseberangan.
"Saya belum tahu arahnya. Terlalu prematur untuk menilai," tukasnya.
Lebih lanjut, meski ada banyak rintangan dari pihak-pihak yang semestinya turut membenahi sepakbola Indonesia, Kemenpora tak gentar. Mereka menganggap hal ini sebagai risiko dalam perbaikan sepakbola nasional.
"Seperti pertandingan sepakbola sesungguhnya, harus siap hadapi tackling kanan kiri," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setya Novanto Singgung Reformasi Sepakbola, Ini Kata Kemenpora
Bola Indonesia 4 Desember 2015, 14:08
-
Ihwal Tim Ad-Hoc, Kemenpora Enggan Begitu Saja Patuhi 'Perintah' Exco FIFA
Bola Indonesia 4 Desember 2015, 13:46
-
Tim Kecil Terbentuk, Ini Harapan Menpora
Bola Indonesia 4 Desember 2015, 11:27
-
Jika Mau Atur Skor, Mahaka Akan Menangkan Persib
Bola Indonesia 1 Desember 2015, 13:30
-
Mahaka Luruskan Tudingan Jimmy Napitupulu
Bola Indonesia 1 Desember 2015, 12:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR