Bola.net - Komisi Disiplin PSSI mengambil keputusan tegas terhadap enam anggota Komite Eksekutif (Exco), masing-masing Farid Rahman, Bob Hippy, Sihar Sitorus, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Tuty Dau.
Mereka mendapatkan sanksi tidak boleh aktif dalam pentas sepakbola nasional selama 10 tahun. Keputusan tersebut, disepakati dalam rapat Exco PSSI di Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (6/5) petang.
"Mereka terbukti bertingkah laku buruk dan sangat menciderai unsur sportifitas di tengah pembentukan citra dan pembenahan PSSI," ujar Ketua Komdis, Hinca Pandjaitan
"Tindakan keenam Exco tersebut, tidak bisa ditoleransi lantaran ketika Indonesia berada dalam ancaman sanksi FIFA. Mereka punya hak banding dan keputusan finalnya menunggu Kongres Tahunan PSSI pada 15 Juni mendatang," sambung Komdis di era Nurdin Halid tersebut.
Dipaparkan Hinca, keputusan tersebut diambil usai mendapatkan memo internal dari Exco PSSI. Kemudian, Komdis menjalankan tugasnya sesuai Statuta PSSI Pasal 138 hingga 141.
"Intinya, setelah Ketua Komdis mengeluarkan putusan sela, kemudian harus diikuti keputusan definitif. Keputusan memberikan sanksi, sudah dilakukan sesuai aturan yang ada. Yakni, meneliti dokumen yang ada, melakukan klarifikasi ke Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) lalu memastikan keputusan," tuturnya.
Dalam rapat Exco tersebut, Sihar Sitorus dan kawan-kawan juga tidak diundang. Sebelumnya, keenamnya menyandang sanksi larangan melakukan aktivitas sepak bola dan organisasi di PSSI selama 30 hari, terhitung sejak Senin, 8 April 2013.
Ketidakhadiran keenamnya dalam rapat Exco tersebut, bukan kali ini saja. Melainkan, sejak La Nyalla Mahmud Matalitti dan kawan-kawan menggelar rapat di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/4) lalu.
Sanksi tersebut, ditetapkan Hinca Pandjaitan, yang resmi ditunjuk sebagai Ketua Komdis PSSI sejak 17 Maret 2013 oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
Sihar dan kawan-kawan, dinilai bertingkah laku buruk akibat memalsukan dokumen organisasi berupa notulensi Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013 yang disampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Kala itu, keenamnya terbukti membuat isi notulensi seolah-olah benar, tetapi nyata tidak.
Dalam notulensi tersebut, juga ditandatangani tujuh anggota Exco, termasuk Djohar Arifin. Tapi, Djohar membantah telah menandatangani notulensi tersebut karena sedang berada di Sumatera Utara. (esa/dzi)
Mereka mendapatkan sanksi tidak boleh aktif dalam pentas sepakbola nasional selama 10 tahun. Keputusan tersebut, disepakati dalam rapat Exco PSSI di Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (6/5) petang.
"Mereka terbukti bertingkah laku buruk dan sangat menciderai unsur sportifitas di tengah pembentukan citra dan pembenahan PSSI," ujar Ketua Komdis, Hinca Pandjaitan
"Tindakan keenam Exco tersebut, tidak bisa ditoleransi lantaran ketika Indonesia berada dalam ancaman sanksi FIFA. Mereka punya hak banding dan keputusan finalnya menunggu Kongres Tahunan PSSI pada 15 Juni mendatang," sambung Komdis di era Nurdin Halid tersebut.
Dipaparkan Hinca, keputusan tersebut diambil usai mendapatkan memo internal dari Exco PSSI. Kemudian, Komdis menjalankan tugasnya sesuai Statuta PSSI Pasal 138 hingga 141.
"Intinya, setelah Ketua Komdis mengeluarkan putusan sela, kemudian harus diikuti keputusan definitif. Keputusan memberikan sanksi, sudah dilakukan sesuai aturan yang ada. Yakni, meneliti dokumen yang ada, melakukan klarifikasi ke Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) lalu memastikan keputusan," tuturnya.
Dalam rapat Exco tersebut, Sihar Sitorus dan kawan-kawan juga tidak diundang. Sebelumnya, keenamnya menyandang sanksi larangan melakukan aktivitas sepak bola dan organisasi di PSSI selama 30 hari, terhitung sejak Senin, 8 April 2013.
Ketidakhadiran keenamnya dalam rapat Exco tersebut, bukan kali ini saja. Melainkan, sejak La Nyalla Mahmud Matalitti dan kawan-kawan menggelar rapat di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/4) lalu.
Sanksi tersebut, ditetapkan Hinca Pandjaitan, yang resmi ditunjuk sebagai Ketua Komdis PSSI sejak 17 Maret 2013 oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
Sihar dan kawan-kawan, dinilai bertingkah laku buruk akibat memalsukan dokumen organisasi berupa notulensi Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013 yang disampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Kala itu, keenamnya terbukti membuat isi notulensi seolah-olah benar, tetapi nyata tidak.
Dalam notulensi tersebut, juga ditandatangani tujuh anggota Exco, termasuk Djohar Arifin. Tapi, Djohar membantah telah menandatangani notulensi tersebut karena sedang berada di Sumatera Utara. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sihar Sitorus dkk Disanksi 10 Tahun
Bola Indonesia 6 Mei 2013, 20:06
-
PSSI Segera Investigasi Kasus Persibo ke Myanmar
Bola Indonesia 26 April 2013, 18:05
-
Kecewa Putusan Komdis PSSI, Persiwa Siap Ajukan Banding
Bola Indonesia 24 April 2013, 20:33
-
Komdis PSSI Tunda Investigasi Laga Persibo
Bola Indonesia 24 April 2013, 20:18
-
Sidang Komdis PSSI Memakan Korban
Bola Indonesia 17 April 2013, 20:15
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR