Bola.net - Komdis PSSI akhirnya memutuskan untuk menunda pembahasan terkait pengaturan skor yang melibatkan Persibo Bojonegoro.
"Persibo masih bertanding. Kami menghormati itu. Yang jelas Komdis tetap melakukan tugasnya," kata Ketua Komdis PSSI Hinca Pandjaitan seperti dilansir Antara.
Sebelumnya Komdis telah melakukan panggilan memanggil manajemen Persibo Bojonegoro mulai dari pengurus, jajaran pelatih, dokter tim hingga pemain terkait dugaan pengaturan skor pertandingan saat turun di AFC Cup 2013. Namun tidak ada yang memenuhi panggilan tersebut.
"Kami akan mencarikan jadwal yang tepat supaya tidak mengganggu jalannya pemeriksaan. Maka dari itu kita tidak bisa menargetkan sampai kapan proses pemeriksaan ini berlangsung," kata Hinca menambahkan.
Seperti diketahui, Persibo menjadi bahan pembicaraan setelah dinilai berlaku tak sportif saat kalah telak 0-8 dari tuan rumah Sunray Cave. Saat itu pertandingan harus diakhiri lebih awal karena hanya ada enam pemain tersisa di lapangan.
Selain pertandingan melawan Sunray tersebut, Komdis juga akan menyelidiki rekam jejak tiga pertandingan Persibo di AFC Cup 2013. Yakni saat menghadapi New Radiant di Stadion Manahan, Solo dengan skor 0-7. Laga melawan Sunray JC di Stadion Manahan Solo yang berakhir sama kuat 3-3.
"Kami akan telusuri laporan Berita Acara Pertandingannya (BAP). Karena di situlah kita bisa lihat seluruh kejadian. BAP adalah pedoman yang baku untuk komdis dalam menelusuri dugaan-dugaan seperti ini (pengaturan skor)," tandas Hinca. (ant/dzi)
"Persibo masih bertanding. Kami menghormati itu. Yang jelas Komdis tetap melakukan tugasnya," kata Ketua Komdis PSSI Hinca Pandjaitan seperti dilansir Antara.
Sebelumnya Komdis telah melakukan panggilan memanggil manajemen Persibo Bojonegoro mulai dari pengurus, jajaran pelatih, dokter tim hingga pemain terkait dugaan pengaturan skor pertandingan saat turun di AFC Cup 2013. Namun tidak ada yang memenuhi panggilan tersebut.
"Kami akan mencarikan jadwal yang tepat supaya tidak mengganggu jalannya pemeriksaan. Maka dari itu kita tidak bisa menargetkan sampai kapan proses pemeriksaan ini berlangsung," kata Hinca menambahkan.
Seperti diketahui, Persibo menjadi bahan pembicaraan setelah dinilai berlaku tak sportif saat kalah telak 0-8 dari tuan rumah Sunray Cave. Saat itu pertandingan harus diakhiri lebih awal karena hanya ada enam pemain tersisa di lapangan.
Selain pertandingan melawan Sunray tersebut, Komdis juga akan menyelidiki rekam jejak tiga pertandingan Persibo di AFC Cup 2013. Yakni saat menghadapi New Radiant di Stadion Manahan, Solo dengan skor 0-7. Laga melawan Sunray JC di Stadion Manahan Solo yang berakhir sama kuat 3-3.
"Kami akan telusuri laporan Berita Acara Pertandingannya (BAP). Karena di situlah kita bisa lihat seluruh kejadian. BAP adalah pedoman yang baku untuk komdis dalam menelusuri dugaan-dugaan seperti ini (pengaturan skor)," tandas Hinca. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komdis PSSI Tunda Investigasi Laga Persibo
Bola Indonesia 24 April 2013, 20:18
-
Review: Yangon United Hantam Persibo 7-1
Asia 24 April 2013, 18:32
-
Persibo Tetap Incar Poin Penuh di AFC Cup
Asia 23 April 2013, 16:55
-
Persibo Siap Melawan Yangon United di Solo
Asia 22 April 2013, 21:20
-
CEO Persibo Paparkan Keterangan di Hadapan Komdis PSSI
Bola Indonesia 17 April 2013, 19:41
LATEST UPDATE
-
Sukses Double Winner, Apa Rencana Inter Milan Selanjutnya?
Liga Italia 24 Mei 2026, 13:42
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 13:02
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 11:57
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR