
Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan atau yang biasa dipanggil Iwan Bule alias Ibul, berbicara banyak dalam acara webinar bertema: Sepak Bola Nasional Pasca COVID-19: Sudah Siapkah Kompetisi Bergulir?
Webinar tersebut diselenggarakan oleh LPEM FEB UI pada Kamis (11/6/2020). Acara digelar memakai aplikasi zoom.
Iwan Bule menyampaikan latar belakang dari keputusan PSSI melanjutkan kembali kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim ini. Sebelumnya, dua kompetisi beda kasta itu terpaksa ditangguhkan karena ada pandemi virus corona.
Liga 1 sudah berjalan tiga pekan. Tapi, ada juga tim yang baru memainkan dua pertandingan. Sementara Liga 2 baru bergulir satu pekan. Namun, ada yang belum bertanding karena keburu tidak dapat izin keramaian dari kepolisian.
Dalam kalimat pembuka penjelasannya, Iwan Bule mengatakan semua pihak tidak ada yang tahu kapan virus corona hilang. Sehingga PSSI perlu mengambil inisiatif.
"Jadi kita tidak pernah tahu kapan virus corona ini akan berhenti. Vaksinnya pun belum ada. Kalau menunggu corona berhenti, kita tidak pernah tahu kapan," ujar Ibul.
Berangkat dari situ, PSSI melihat banyak negara mulai mengambil keputusan perihal sepak bola. Setelah dilihat-lihat ternyata banyak negara mulai menggulirkan lagi kompetisi, dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Kami lantas menganalisis mana yang terbaik, apalagi sekarang ada new normal. Ditambah kita pernah disanksi FIFA, yang akibatnya kurang baik untuk sepak bola nasional," ucap Iwan Bule.
"Tentunya kompetisi kalau nanti diputar pertama itu untuk kepentingan klub, kedua tim nasional, ketiga ekonomi. Kalau diputar lagi pelatih mendapat pemasukan, pemain juga, hotel, dan sebagainya," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Panaskan Mesin
Kepentingan Timnas Indonesia turut menjadi pertimbangan dalam memutar lagi roda kompetisi. Oleh karena itu, banyak pihak yang diuntungkan dengan diselenggarakannya lagi kompetisi.
"Sebentar lagi kita juga menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Kita sudah ketinggalan hampir tiga bulan tanpa pemusatan latihan yang memadai," tutur Iwan Bule.
"Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang ada di Korea Selatan, akan kami panggil kembali. Performa pemain perlu dipanaskan, sehingga harus ada kompetisi. Ini kepentingan nasional, kepentingan negara, kepentingan NKRI, bahwa timnas harus baik, harus bagus," tambahnya.
Rencananya, kompetisi akan diputar lagi pada September atau Oktober mendatang. PSSI terus merumuskan konsepnya, yang nanti diputuskan di rapat Komite Eksekutif (Exco).
"Pastinya protokol kesehatan akan kami jalankan betul," imbuh Iwan Bule.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Situasi Tidak Menentu, Kenapa PSSI Ngotot Lanjutkan Kompetisi?
Bola Indonesia 11 Juni 2020, 21:53
-
Timnas Indonesia U-16 Rencanakan Jadwal Uji Coba pada Bulan Depan
Tim Nasional 11 Juni 2020, 18:16
-
PSSI: PT LIB Nyatakan Kesiapan Gulirkan Kembali Kompetisi
Bola Indonesia 10 Juni 2020, 23:45
-
Ada Banyak Larangan, Striker PSIS Siap Patuhi Protokol Kesehatan
Bola Indonesia 9 Juni 2020, 21:55
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR