Bola.net - PSM Makassar mengalami krisis striker dalam lawatannya ke Madiun untuk menghadapi Persija Jakarta di Stadion Wilis, Minggu (20/5) nanti.
Terhitung, ada empat penyerang tim Ayam Jantan dari Timur yang tidak ikut ke Madiun dan absen dalam laga tersebut. Setelah kehilangan M Rahmat yang tengah membela timnas di kompetisi Al-Nakbah di Palestina, PSM dipastikan tidak diperkuat Ilija Spasojevic, kapten tim Andi Oddang, dan Ismail Haris.
Spaso dan Oddang mengalami cedera serius di bagian engkel kaki kanannya. Cedera tersebut didapat saat bertanding melawan Arema FC pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (16/5) malam lalu. Seusai pertandingan, Spaso jalan terpincang-pincang karena beberapa kali dijatuhkan pemain lawan. Rasa sakit itu kian mendera keesokan harinya yang membuat pemain asal Montenegro itu sulit berjalan.
Setali tiga uang dengan Spaso, Oddang pun mengalami hal serupa. Pemain asal Jeneponto ini malah tidak bisa meneruskan laga setelah ditekel pemain belakang Arema dan digantikan Rasyid A Bakri. “Keduanya mengalami cedera di engkel kanan saat melawan Arema. Kami sudah memberikan terapi dan meminta keduanya untuk istirahat total,” kata dokter tim PSM, dr Indra Chuandy.
Pelatih PSM, Petar Segrt, tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya pada kondisi kedua pilar utamanya itu. Maklum saja, Spaso dan Oddang selalu menjadi pilihan pertama dalam setiap laga dan selalu memberikan kontribusi penting bagi PSM.
“Kini semua orang bisa memahami kenapa saya sangat marah dan kecewa saat melawan Arema. Bukan masalah gol kontroversi di menit akhir itu, tapi lebih pada kondisi pemain saya,” kata Petar melalui pesan singkatnya.
“Saya melihat beberapa kesalahan fatal dilakukan pemain Arema pada Oddang dan Spaso. Tapi, tidak ada seorang pun yang melindungi striker kami, tidak ada kartu kuning ataupun kartu merah. Bahkan, berkali-kali tidak diberikan tendangan bebas,” sesal pelatih asal Kroasia itu.
Selain kehilangan Spaso dan Oddang karena cedera, Petar juga tidak bisa membawa Ismail ke Madiun karena ada masalah keluarga. Ibu Ismail sedang sakit. “Saya berharap ibu Ismail segera pulih. Kami semua ikut ikut mendoakan yang terbaik untuk Ismail dan keluarganya,” ujar Petar.
Ini alamat buruk bagi PSM Makassar, karena kini hanya menyisakan tiga striker yaitu Qifly Tamara, I Made Dwi Aryadana, dan Kaharuddin. Qifly dan Made belum memperlihatkan performa terbaiknya. Selain karena jarang diturunkan, keduanya juga kadang tampil angin-anginan.
Sementara Kaharuddin memang kian menonjol dalam dua laga melawan Arema, menggantikan M Rahmat. Namun, Kahar lebih stabil jika dimainkan di posisi gelandang kanan ketimbang sebagai ujung tombak. Pergerakannya cepat dari sayap kanan memang menjadi tumpuan PSM dalam mendobrak pertahanan lawan.
“Ini memang masalah besar bagi kami kehilangan empat striker menghadapi tim seperti Persija. Tapi, saya tetap yakin pada pemain muda PSM. Ini adalah tim dengan semangat dan karakter yang luar biasa,” ujar Petar.
“Persija bermain bagus pada pertandingan terakhir mereka, tapi kami juga tampil fantastis. Kami kini hanya fokus pada Persija dan berpikir positif mampu membawa pulang poin,” kata Petar. (bola/nda)
Terhitung, ada empat penyerang tim Ayam Jantan dari Timur yang tidak ikut ke Madiun dan absen dalam laga tersebut. Setelah kehilangan M Rahmat yang tengah membela timnas di kompetisi Al-Nakbah di Palestina, PSM dipastikan tidak diperkuat Ilija Spasojevic, kapten tim Andi Oddang, dan Ismail Haris.
Spaso dan Oddang mengalami cedera serius di bagian engkel kaki kanannya. Cedera tersebut didapat saat bertanding melawan Arema FC pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (16/5) malam lalu. Seusai pertandingan, Spaso jalan terpincang-pincang karena beberapa kali dijatuhkan pemain lawan. Rasa sakit itu kian mendera keesokan harinya yang membuat pemain asal Montenegro itu sulit berjalan.
Setali tiga uang dengan Spaso, Oddang pun mengalami hal serupa. Pemain asal Jeneponto ini malah tidak bisa meneruskan laga setelah ditekel pemain belakang Arema dan digantikan Rasyid A Bakri. “Keduanya mengalami cedera di engkel kanan saat melawan Arema. Kami sudah memberikan terapi dan meminta keduanya untuk istirahat total,” kata dokter tim PSM, dr Indra Chuandy.
Pelatih PSM, Petar Segrt, tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya pada kondisi kedua pilar utamanya itu. Maklum saja, Spaso dan Oddang selalu menjadi pilihan pertama dalam setiap laga dan selalu memberikan kontribusi penting bagi PSM.
“Kini semua orang bisa memahami kenapa saya sangat marah dan kecewa saat melawan Arema. Bukan masalah gol kontroversi di menit akhir itu, tapi lebih pada kondisi pemain saya,” kata Petar melalui pesan singkatnya.
“Saya melihat beberapa kesalahan fatal dilakukan pemain Arema pada Oddang dan Spaso. Tapi, tidak ada seorang pun yang melindungi striker kami, tidak ada kartu kuning ataupun kartu merah. Bahkan, berkali-kali tidak diberikan tendangan bebas,” sesal pelatih asal Kroasia itu.
Selain kehilangan Spaso dan Oddang karena cedera, Petar juga tidak bisa membawa Ismail ke Madiun karena ada masalah keluarga. Ibu Ismail sedang sakit. “Saya berharap ibu Ismail segera pulih. Kami semua ikut ikut mendoakan yang terbaik untuk Ismail dan keluarganya,” ujar Petar.
Ini alamat buruk bagi PSM Makassar, karena kini hanya menyisakan tiga striker yaitu Qifly Tamara, I Made Dwi Aryadana, dan Kaharuddin. Qifly dan Made belum memperlihatkan performa terbaiknya. Selain karena jarang diturunkan, keduanya juga kadang tampil angin-anginan.
Sementara Kaharuddin memang kian menonjol dalam dua laga melawan Arema, menggantikan M Rahmat. Namun, Kahar lebih stabil jika dimainkan di posisi gelandang kanan ketimbang sebagai ujung tombak. Pergerakannya cepat dari sayap kanan memang menjadi tumpuan PSM dalam mendobrak pertahanan lawan.
“Ini memang masalah besar bagi kami kehilangan empat striker menghadapi tim seperti Persija. Tapi, saya tetap yakin pada pemain muda PSM. Ini adalah tim dengan semangat dan karakter yang luar biasa,” ujar Petar.
“Persija bermain bagus pada pertandingan terakhir mereka, tapi kami juga tampil fantastis. Kami kini hanya fokus pada Persija dan berpikir positif mampu membawa pulang poin,” kata Petar. (bola/nda)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Menumpuk di Timnas, Petar Minta Laga Diundur
Bola Indonesia 19 Mei 2012, 21:45
-
Sudah Dua Bulan Pemain PSM Tidak Terima Gaji
Bola Indonesia 19 Mei 2012, 12:15
-
Spaso Dan Oddang Absen Lawan Persija Jakarta
Bola Indonesia 19 Mei 2012, 06:15
-
Petar Segrt Doakan Arema Indonesia Sukses di AFC Cup
Asia 17 Mei 2012, 14:30
-
Petar Segrt Bangga Bisa Kalahkan Arema
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 06:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Tembus 100 Kontribusi Gol Bersama Real Madrid
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 07:07
-
Ibrahima Konate, Rekrutan Baru yang Mulai Menjawab Kebutuhan Real Madrid
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 07:03
-
6 Pemain Terbaik Real Madrid Ketika Menang 4-1 atas Sociedad di Bernabeu
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 06:24
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 05:17
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Sociedad: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 04:28
-
Hasil Real Madrid vs Real Sociedad: Mbappe Hattrick, Los Blancos Menang Telak
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 04:16
-
Link Siaran Streaming Real Madrid vs Sociedad - 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 23:34
-
5 Statistik yang Membuktikan Bruno Fernandes Layak Jadi PFA Player of the Year 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR