Bola.net - Wacana perubahan format kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada musim depan terus bergulir. Yakni, akan kembali menerapkan satu wilayah dan diikuti 20 tim.
Pada musim ini, PT Liga Indonesia (PT LI) membaginya dalam dua wilayah karena diikuti sebanyak 22 peserta. Sementara untuk musim depan, ISL hanya ada 20 tim dan kembali menjadi satu wilayah.
Untuk musim ini, empat tim sudah terkena degradasi, Persita Tangerang dan Persijap Jepara (Wilayah Barat) serta Persepam Madura United dan Persiba Bantul (Wilayah Timur).
Pelatih Arema Cronus, Suharno, memandang optimis situasi tersebut. Setidaknya, diungkapkannya, jika berkaca pada sisi kekuatan yang dimiliki Singo Edan- julukan Arema Cronus.
Karena itu, dilanjutkannya, tidak ragu-ragu untuk kembali mematok target juara dan bersaing dengan kontestan lainnya.
"Bisa dikatakan, musim depan kami tidak merombak total tim inti. Dengan kualitas tim yang ada, plus rencana mendatangkan pemain anyar, kami siap memburu gelar juara," katanya.
"Tugas di musim depan, tentu sangat berbeda sekali dengan musim ini. Format kompetisi yang kembali menjadi satu wilayah, otomatis butuh konsistensi yang lebih baik. Karena itu, tantangannya jelas beda," imbuhnya.
Kini, Singo Edan sudah dipastikan tidak lagi bisa mengandalkan peran tiga pemain asing, Gustavo Lopez, Alberto Goncalves dan Thierry Gathuessi. Pasalnya, mereka tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen. (esa/dzi)
Pada musim ini, PT Liga Indonesia (PT LI) membaginya dalam dua wilayah karena diikuti sebanyak 22 peserta. Sementara untuk musim depan, ISL hanya ada 20 tim dan kembali menjadi satu wilayah.
Untuk musim ini, empat tim sudah terkena degradasi, Persita Tangerang dan Persijap Jepara (Wilayah Barat) serta Persepam Madura United dan Persiba Bantul (Wilayah Timur).
Pelatih Arema Cronus, Suharno, memandang optimis situasi tersebut. Setidaknya, diungkapkannya, jika berkaca pada sisi kekuatan yang dimiliki Singo Edan- julukan Arema Cronus.
Karena itu, dilanjutkannya, tidak ragu-ragu untuk kembali mematok target juara dan bersaing dengan kontestan lainnya.
"Bisa dikatakan, musim depan kami tidak merombak total tim inti. Dengan kualitas tim yang ada, plus rencana mendatangkan pemain anyar, kami siap memburu gelar juara," katanya.
"Tugas di musim depan, tentu sangat berbeda sekali dengan musim ini. Format kompetisi yang kembali menjadi satu wilayah, otomatis butuh konsistensi yang lebih baik. Karena itu, tantangannya jelas beda," imbuhnya.
Kini, Singo Edan sudah dipastikan tidak lagi bisa mengandalkan peran tiga pemain asing, Gustavo Lopez, Alberto Goncalves dan Thierry Gathuessi. Pasalnya, mereka tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suharno: Arema Siap Memburu Gelar Juara Musim Depan
Bola Indonesia 13 November 2014, 20:12
-
Pembina Arema Optimistis Timnya Berprestasi Musim Depan
Bola Indonesia 13 November 2014, 20:01
-
Semen Padang Pinang Pemain Anyar
Bola Indonesia 13 November 2014, 19:26
-
Iwan Budianto: Kompetisi Musim 2014 Tidak Fair
Bola Indonesia 13 November 2014, 19:14
-
Tim Pelatih Arema Buka-Bukaan Ihwal Taktik di Semifinal ISL
Bola Indonesia 13 November 2014, 18:40
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
-
Persija Ikat Pratama Arhan dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 23:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:02
-
Mohamed Salah Mungkin Perlu Bermain Seperti Lionel Messi
Piala Dunia 6 Juli 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR