Bola.net - Arema Cronus tak setengah-setengah dalam menghalau kabar miring di balik kekalahan mereka pada semifinal ISL 2014 lalu. Usai penjelasan oleh CEO Arema Iwan Budianto, kini giliran tim pelatih buka-bukaan ihwal strategi mereka pada laga tersebut.
Ajang buka-bukaan ini dilakukan tim pelatih Arema Cronus pada pertemuan dengan Aremania, julukan suporter Arema, Rabu (12/11) malam di kantor Arema. Pada pertemuan ini, dibeber strategi tim dan kondisi masing-masing pemain.
"Kita jelaskan agar Aremania paham kondisi yang terjadi. Selain itu, hal ini untuk menepis kabar miring tentang kekalahan kami," ujar Joko Susilo, Asisten Pelatih Arema.
"Siapa yang tidak mau juara? Kita targetkan juara dan tak berubah sampai akhir," sambungnya.
Sebelumnya, Arema Cronus gagal memenuhi target mereka -menjuarai ISL 2014- usai dikalahkan Persib Bandung dengan skor 1-3 pada babak semifinal. Persib sendiri akhirnya menjuarai ISL usai mengalahkan Persipura Jayapura pada partai puncak.
Sementara, bagi Arema, kekalahan ini berujung tudingan miring yang beredar melalui media sosial. Tudingan itu menyebut Arema sengaja mengalah pada laga tersebut usai menerima suap senilai Rp 850 juta. (den/dzi)
Ajang buka-bukaan ini dilakukan tim pelatih Arema Cronus pada pertemuan dengan Aremania, julukan suporter Arema, Rabu (12/11) malam di kantor Arema. Pada pertemuan ini, dibeber strategi tim dan kondisi masing-masing pemain.
"Kita jelaskan agar Aremania paham kondisi yang terjadi. Selain itu, hal ini untuk menepis kabar miring tentang kekalahan kami," ujar Joko Susilo, Asisten Pelatih Arema.
"Siapa yang tidak mau juara? Kita targetkan juara dan tak berubah sampai akhir," sambungnya.
Sebelumnya, Arema Cronus gagal memenuhi target mereka -menjuarai ISL 2014- usai dikalahkan Persib Bandung dengan skor 1-3 pada babak semifinal. Persib sendiri akhirnya menjuarai ISL usai mengalahkan Persipura Jayapura pada partai puncak.
Sementara, bagi Arema, kekalahan ini berujung tudingan miring yang beredar melalui media sosial. Tudingan itu menyebut Arema sengaja mengalah pada laga tersebut usai menerima suap senilai Rp 850 juta. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suharno: Arema Siap Memburu Gelar Juara Musim Depan
Bola Indonesia 13 November 2014, 20:12
-
Pembina Arema Optimistis Timnya Berprestasi Musim Depan
Bola Indonesia 13 November 2014, 20:01
-
Semen Padang Pinang Pemain Anyar
Bola Indonesia 13 November 2014, 19:26
-
Iwan Budianto: Kompetisi Musim 2014 Tidak Fair
Bola Indonesia 13 November 2014, 19:14
-
Tim Pelatih Arema Buka-Bukaan Ihwal Taktik di Semifinal ISL
Bola Indonesia 13 November 2014, 18:40
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR