
Bola.net - Perjuangan PSM Makassar untuk bisa tetap berada di papan atas klasemen kian berat. Dengan hanya menyisakan dua laga, PSM baru mengemas 30 poin dan berada di urutan ketiga.
Tim Ayam Jantan dari Timur berharap agar bisa menyapu bersih dua laga sisa tersebut. Namun, hal itu sepertinya bakal sulit. Pasalnya, pada laga selanjutnya menjamu Bontang FC di Stadion Andi Mattalatta, 23 Juni mendatang, PSM dipastikan tidak diperkuat tiga pilau utamanya karena terkena akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Syamsul Bachri Chaerudin, Kwon Jun, dan Cristian Febre.
Ketiganya mendapat kartu kuning kedua saat Laskar Ramang melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (3/6) malam lalu. Laga tersebut dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-1.
Sebelumnya, Syamsul mendapatkan kartu kuning pertama saat menjamu Arema Indonesia IPL (12/5). Sementara Febre menerima kartu kuning ketika PSM bentrok dengan Persiraja di Stadion Wilis, Madiun (20/5).
Sedangkan Kwon diganjar kartu ketika melawan Persebaya Surabaya di Stadion Tambak Sari, pada putaran pertama lalu. Ini adalah pertama kalinya Kwon harus absen karena akumulasi kartu.
"Dalam 20 pertandingan, saya bermain terus 90 menit. Saya sedih karena sepanjang berseragam PSM, baru kali ini saya absen karena akumulasi kartu, padahal saya seorang pemain belakang," ungkap Kwon tersenyum.
Baru kali ini PSM bermain tanpa tiga pilar karena akumulasi kartu kuning. Sialnya lagi, karena ketiganya adalah pemain inti yang selalu menjadi pilihan utama pelatih Petar Segrt.
“Tentu ini membuat saya resah karena kehilangan tiga pilar utama sekaligus. Jelas ini adalah sebuah kerugian karena kita tinggal menyisakan dua laga saja,” ujar Petar.
Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini tidak akan berlarut-larut meratapi kehilangan tiga pemain kunci tersebut. Apalagi, ia memiliki jeda waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan pemainnya dengan matang.
“Pertandingan melawan Bontang FC masih dua pekan mendatang, artinya saya masih punya banyak untuk mencari pengganti yang pas. Saya minta agar pemain tetap kompak meski beberapa masalah krap mendatangi tim ini,” ujar pelatih berusia 46 tahun itu.
Petar menambahkan bahwa mendapat kartu merupakan dinamika dalam sebuah pertandingan. Mendapat kartu kuning atau merah sudah menjadi sebuah resiko, apalagi jika pertandingan berlangsung keras. (bola/dzi)
Tim Ayam Jantan dari Timur berharap agar bisa menyapu bersih dua laga sisa tersebut. Namun, hal itu sepertinya bakal sulit. Pasalnya, pada laga selanjutnya menjamu Bontang FC di Stadion Andi Mattalatta, 23 Juni mendatang, PSM dipastikan tidak diperkuat tiga pilau utamanya karena terkena akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Syamsul Bachri Chaerudin, Kwon Jun, dan Cristian Febre.
Ketiganya mendapat kartu kuning kedua saat Laskar Ramang melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (3/6) malam lalu. Laga tersebut dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-1.
Sebelumnya, Syamsul mendapatkan kartu kuning pertama saat menjamu Arema Indonesia IPL (12/5). Sementara Febre menerima kartu kuning ketika PSM bentrok dengan Persiraja di Stadion Wilis, Madiun (20/5).
Sedangkan Kwon diganjar kartu ketika melawan Persebaya Surabaya di Stadion Tambak Sari, pada putaran pertama lalu. Ini adalah pertama kalinya Kwon harus absen karena akumulasi kartu.
"Dalam 20 pertandingan, saya bermain terus 90 menit. Saya sedih karena sepanjang berseragam PSM, baru kali ini saya absen karena akumulasi kartu, padahal saya seorang pemain belakang," ungkap Kwon tersenyum.
Baru kali ini PSM bermain tanpa tiga pilar karena akumulasi kartu kuning. Sialnya lagi, karena ketiganya adalah pemain inti yang selalu menjadi pilihan utama pelatih Petar Segrt.
“Tentu ini membuat saya resah karena kehilangan tiga pilar utama sekaligus. Jelas ini adalah sebuah kerugian karena kita tinggal menyisakan dua laga saja,” ujar Petar.
Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini tidak akan berlarut-larut meratapi kehilangan tiga pemain kunci tersebut. Apalagi, ia memiliki jeda waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan pemainnya dengan matang.
“Pertandingan melawan Bontang FC masih dua pekan mendatang, artinya saya masih punya banyak untuk mencari pengganti yang pas. Saya minta agar pemain tetap kompak meski beberapa masalah krap mendatangi tim ini,” ujar pelatih berusia 46 tahun itu.
Petar menambahkan bahwa mendapat kartu merupakan dinamika dalam sebuah pertandingan. Mendapat kartu kuning atau merah sudah menjadi sebuah resiko, apalagi jika pertandingan berlangsung keras. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Syamsul, Febre, dan Kwon Jun Absen Lawan Bontang FC
Bola Indonesia 6 Juni 2012, 07:00
-
Kwon Jun Kembali ke Korea Selatan
Bola Indonesia 5 Juni 2012, 09:30
-
Kwon Jun Ingin Hentikan Pergerakan Diego Milito
Bola Indonesia 23 Mei 2012, 13:55
-
Petar Berharap Duet Kwon Jun-Lebut Padu
Bola Indonesia 4 Mei 2012, 19:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52



















KOMENTAR