
Bahkan, Ksatria Benteng memilih tidak mematok target saat menjamu PSBL Langsa di Stadion Badak, Sabtu (5/5) petang.
Putaran kedua Divisi Utama, masih menyisakan empat pertandingan lagi. Namun, tanda-tanda bahwa tim Kuning Biru bakal finis di tiga besar sangat kecil. Sebaliknya, tim besutan Agus Suryanto tersebut berpotensi terjerembab di papan bawah Grup I.
Padahal, berdasar evaluasi tim pada jeda putaran pertama lalu, Ksatria Benteng berambisi finis di posisi tiga besar.
Saat ini, Persikota berada di urutan tujuh grup I Divisi Utama dengan mengantongi 10 poin dari sepuluh pertandingan. Tim kebanggaan Benteng Mania tersebut berada di posisi ketiga dari bawah.
Karena itu, kendati Leo Saputan dan kawan-kawan sanggup menyapu bersih empat laga kandang tersisa, namun tetap tidak cukup membawa Persikota finis di posisi tiga besar. Pasalnya, perolehan nilai Ksatria Benteng akan dikurangi tiga poin akibat tidak bertanding melawan PSSB Bireun pekan lalu.
Menghadapi situasi tersebut, urusan target tampaknya akan dilepaskan. Kubu Ksatria Benteng akan menjadikan laga sisa termasuk melawan PSBL sekedar kewajiban sebagai peserta kompetisi.
"Yang penting bermain maksimal," kata Sekretaris tim Persikota, Aam Muharram, kepada Bola.net.
"Kita tidak mau membebani pemain dengan target. Sebab, kalah menang sudah tidak berpengaruh banyak dengan posisi kami. Yang penting sekarang bagaimana pemain dapat bermain maksimal," sambung Aam Muharram.
Pelatih Agus Suryanto menambahkan, timnya siap memberi yang terbaik pada pertandingan nanti. Kondisi mental para pemain yang sempat kecewa akibat gagal bermain di PSSB Bireun telah kembali pulih.
"Tentu kami senang pemain tak lagi dibebani target. Tapi kami yakin pemain akan berusaha memberikan yang terbaik buat tim ini," pungkas Agus. (esa/end)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR