
Bola.net - Persita Tangerang mengaku langkah mereka untuk bisa meraih poin di kandang Arema FC pada laga leg pertama Babak 32 Besar Piala Indonesia bakal berat. Hal ini, tak lepas dari bakal absennya pelatih kepala klub tersebut, Widodo Cahyono Putro pada pertandingan ini.
Widodo sendiri dipastikan tak akan bisa mendampingi langsung anak asuhnya pada leg pertama laga kontra Arema FC, yang akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (26/01). Ia masih berada di Spanyol untuk mengikuti Modul 5 Kursus Lisensi AFC Pro, dan baru akan kembali ke Indonesia setelah Selasa (29/01).
Asisten Pelatih Persita, Wiganda Saputra, menyebut bahwa timnya sangat kehilangan Widodo. Menurutnya, bagi skuat Persita, peran eks pelatih Bali United ini sangat besar.
"Dengan kehadirannya pada pertandingan uji coba kontra Bhayangkara FC lalu, pemain sangat antusias," ucap Wiganda menjawab pertanyaan Bola.net, Jumat (25/01).
"Jadi, menurut kami, pengaruh absennya beliau sangat besar sekali," sambungnya.
Sejauh mana peran Widodo di Persita? Simak selengkapnya di bawah ini.
Sudah Rambah Teknis
Wiganda menyebut meski belum secara langsung menangani tim, kehadiran Widodo mampu memberi nuansa baru dalam permainan Pendekar Cisadane. Pelatih berusia 48 tahun ini disebut sudah mulai membenahi teknis permainan anak-anak asuhnya.
"Beliau sudah mengoreksi kelemahan-kelemahan pemain kami," kata Wiganda.
"Kami juga sudah mulai menjalankan evaluasi dan koreksi dari Coach Widodo," imbuhnya.
Beri Pekerjaan Rumah
Lebih lanjut, kendati belum secara langsung memimpin sesi latihan, Widodo tak sepenuhnya absen dari persiapan Persita jelang laga kontra Arema FC. Eks penggawa Timnas Indonesia ini sudah memberikan pekerjaan rumah yang harus dilakukan anak asuhnya pada sesi persiapan.
"Sentuhan langsung tangan beliau di tim ini mungkin belum ada. Pasalnya, beliau harus segera berangkat ke Spanyol," papar Wiganda.
"Namun, beliau sudah memberikan program pada saya untuk dijalankan pada persiapan ini," ia menandaskan.
Berita Video
Mohamed Salah didatangkan Liverpool dari AS Roma pada musim panas ini. Eks pemain Chelsea itu langsung bermain brilian. Mantan gelandang Liverpool, Don Hutchinson, mengaku kagum dengan sepak terjang Mohamed Salah musim ini. Ia bahkan menilai pemain asal Mesir itu sebagai transfer terbaik di Liga Inggris untuk musim 2017/2018.
Pemain asal Mesir tersebut kini membukukan 36 gol pada kampanye debut. Tidak ada pemain yang mampu menyumbang sebanyak itu dalam musim pertamanya di Anfield. Dia menyalip Fernando Torres yang merobek gawang lawan 33 kali musim 2007/2008. Bagaimana perubahan yang terjadi pada Salah saat dia masih berseragam FC Basel hingga Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Susah Payah Kalahkan Persik Kendal
Bola Indonesia 25 Januari 2019, 22:39
-
Menjamu Persita, Arema Bakal Buktikan Hasil Persiapan Mereka
Bola Indonesia 25 Januari 2019, 21:51
-
Ini Kunci Persita Untuk Menahan Arema FC
Bola Indonesia 25 Januari 2019, 20:50
-
Tantang Arema, Persita Tangerang Mengaku Jalani Mission Impossible
Bola Indonesia 25 Januari 2019, 18:52
-
Tanpa Widodo C Putro, Persita Tangerang Mengakui Kian Sulit Jinakkan Arema
Bola Indonesia 25 Januari 2019, 17:38
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR