
Bola.net - Eka Ramdani pernah membela beberapa klub Indonesia seperti Persijatim, Persisam, dan Persela Lamongan. Akan tetapi, tapak tilas karir Eka Ramdani di sepak bola Indonesia tidak lepas dari klub Persib Bandung.
Eka merupakan satu di antara pemain hasil binaan klub anggota Persib, PS UNI.
Eka menjelma menjadi pemain berbakat yang dimiliki Persib. Ia pun menjadi langganan Timnas Indonesia sejak usia dini. Pada 2001, ia memulai karier sepak bola profesionalnya bersama tim yang merupakan kebanggaannya sejak kecil Persib Bandung
Namun, pada 2003-2004, Eka hijrah ke Persijatim (Persatuan Sepak Bola Jakarta Timur yang kini menjadi Sriwijaya FC). Tahun 2005, Eka kembali ke Persib dan menjadi salah satu pemain yang diandalkan Persib.
Pemain yang akrab disapa Ebol ini pun akhirnya menjadi ikon Persib. Walau postur tubuh yang tidak terlalu tinggi, Eka memiliki kecepatan dan memiliki agresivitas tinggi saat bertanding.
Itulah ciri Eka yang membuat bobotoh gampang mengenalinya.
Tak heran, Ebol pun menjadi gelandang Persib Bandung yang berbahaya saat itu. Pemain bernomor punggung 8 saat di Persib ini memiliki kemampuan dalam melakukan tendangan bebas. Ia pun kerap dipercaya sebagai kapten tim.
Keputusan Mengejutkan

Sayang, pada penghujung 2011, Eka Ramdani membuat sebuah keputusan yang mengejutkan. Ia hengkang dan berlabuh ke Persisam Samarinda pada musim 2011-2012.
Padahal, sosok Eka masih menjadi salah satu pemain yang dipertahankan oleh manajemen dan tim pelatih Persib saat itu. Terlebih, sosoknya menjadi ikon dan sebagai pujaan bobotoh.
Pelatih dan manajemen Persib pun berupaya mempertahankan Eka. Eka sempat berkumpul dengan manajemen di Graha Persib, Jalan Sulanjana. Namun, dari hasil pertemuan itu, Eka tetap dengan keputusannya untuk mundur.
Selama di Persib ia telah mengoleksi 25 gol dari 135 penampilan.
Polemik dengan Bobotoh hingga Kembali Lagi

Keputusan Eka memicu amarah bobotoh. Bisnis distro milik Eka di Jalan Riau, Bandung pun menjadi sasaran kemarahan para bobotoh. Mereka melakukan aksi membakar poster Eka Ramdani di depan toko distro miliknya "ER".
Hingga akhirnya, bisnis distro yang sudah dibangun beberapa tahun itu harus terhenti.
"Sebenarnya saya berat meninggalkan Persib, tapi saya ingin mendapat tantangan baru dan suasana baru. Keputusan saya ini sudah saya pikirkan matang-matang," ucap Eka kala itu.
Ia juga menambahkan, kepindahannya ke Persisam bukan karena jumlah nilai kontrak tetapi ia ingin bermain untuk tim yang benar-benar membutuhkan kehadiran seorang Eka Ramdani.
Tahun 2012, Eka memperkuat tim Pelita Bandung Raya (PBR) bersama mantan pemain Persib lainnya seperti Tema Mursadat, Nova Arianto, dan Maman Abdulrahman. Diakhir tahun 2013 Eka pun memperkuat Semen Padang kemudian dipinjamkan ke Mitra Kukar ditahun 2015.
Tahun 2016, Eka pun memperkuat Sriwijaya FC, satu tahun kemudian (2017) berlabuh ke Persela Lamongan dan tahun 2018 kembali ke Persib walaupun sedikit menuai pro kontra dikalangan bobotoh.
Namun, kembalinya Eka ke tubuh Maung Bandung tidak sehebat dulu. Pada tahun 2018, Eka bermain bersama Persib selama 404 menit dalam 14 kali tampil dan tidak menyumbang gol.
Akhir musim 2018, Eka pun memutuskan gantung sepatu setelah kontraknya bersama Persib berakhir.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Erwin Snaz/Editor: Wiwig Prayugi, 27 Juni 2020)
Baca Ini Juga:
- Tapak Tilas Karir Shin Tae-yong: Punya Banyak Gelar Sejak Menjadi Pemain
- Ian Rush dan Para Legenda yang Berikan Ucapan Selamat Setelah Liverpool Juara
- Bagaimana Reaksi Pemain Liverpool Usai Juara Premier League? Intip Yuk!
- Dari Alexis Sanchez Hingga Bruno Fernandes, Ini 5 Pemain Top yang Pernah Membela Udinese
- Meme Kocak Liverpool yang Sudah Juara Premier League: Rekor MURI Puasa 30 Tahun!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Umuh Muhctar: Shopee Liga 1 Paling Pas Digelar Oktober 2020
Bola Indonesia 26 Juni 2020, 12:57
-
Yudi Guntara dan Kenangan dari Laga Persib Bandung vs AC Milan
Bola Indonesia 25 Juni 2020, 10:19
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR