
Seperti dilansir Globo Esporte, Souza merupakan satu dari delapan orang yang ditangkap polisi. Pemain berusia 36 tahun ini dinilai menjadi penghubung antara penjudi-penjudi Asia dengan pihak-pihak yang mengatur pemain dan pelatih di Brasil untuk mengatur pertandingan.
Dari hasil penyidikan sementara, selama berkarir di Indonesia, Souza menjalin hubungan dengan sindikat-sindikat judi. Hubungan ini tetap terjaga sampai ia pulang ke Brasil.
Dengan hubungan karibnya dengan bandar-bandar judi Asia, Souza menjadi pintu masuk bandar-bandar tersebut untuk meracuni kompetisi di Brasil. Ia menjadi jembatan bagi bandar-bandar tersebut untuk bisa membujuk para pelatih dan pemain di Brasil untuk mengikuti skenario bandar dalam menjalani laga.
Dari keterangan yang ada sejauh ini, komplotan Marcio Souza beroperasi di divisi dua dan tiga turnamen wilayah Sao Paulo dan Timur Laut.
Selain Souza, tujuh orang lagi ditahan di Sao Paulo, Rio de Janeiro dan Ceara. Sementara, dari penyidikan di Rio de Janeiro dan Rio Grande do Norte, dua tersangka juga ditetapkan.
Dalam rangkaian penangkapan ini, kepolisian Brasil juga menangkap Carlos Luna. Bekas penjaga gawang America of São José do Rio Preto ini terlibat dalam komplotan tersebut sebagai perekrut.
Operasi penangkapan yang dinamakan Operation Game Over ini adalah fase awal dari investigasi. Mereka menemukan, dalam investigasi selama sembilan bulan ini, ada campur tangan bandar-bandar judi Indonesia, Cina dan Malaysia di balik hasil sejumlah pertandingan di kompetisi Brasil.
Sementara itu, salah seorang pejabat yang berwenang ihwal penangkapan ini, Kelly Andrade, mengatakan bahwa rangkaian penangkapan ini merupakan bagian keempat dari fase awal investigasi. Ia mengaku bahwa kasus ini bisa jadi bakal berkembang lebih besar lagi (den/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Istri Marcio Souza Adukan Perseman Manokwari ke PSSI
Bola Indonesia 25 Februari 2014, 16:05
-
Marcio Souza Semakin Dekat ke Persiba Bantul
Bola Indonesia 31 Oktober 2012, 22:30
-
Marcio Souza Semakin Dekat Gabung Persiba Bantul
Bola Indonesia 21 Oktober 2012, 19:45
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR