
Bola.net - Para penggawa Arema FC menunjukkan rasa empati dan bela sungkawa mereka terhadap para korban Tragedi Kanjuruhan, akhir pekan lalu. Mereka mendatangi rumah duka korban tragedi yang terjadi pada laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya ini.
Setelah melakukan tabur bunga di Stadion Kanjuruhan, rombongan yang terdiri dari pelatih, pemain, dan ofisial Arema FC bergerak ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum Atthohirin, Gondanglegi. Putra pengasuh pondok pesantren tersebut, Syahrulloh bin Abdul Jalil menjadi salah satu korban tewas pada Tragedi Kanjuruhan.
Setelah diterima keluarga korban, rombongan Arema FC langsung menuju makam Syahrulloh, yang berada tak jauh dari kompleks pesantren. Di sana, mereka bersama memanjatkan doa untuk almarhum.
Usai berdoa bersama di pusara Syahrulloh, mereka kembali ke pondok pesantren dan bersilaturahmi dengan keluarga almarhum.
Salah seoran perwakilan keluarga almarhum, Abdus Syukur, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan skuad Arema FC ini. Menurut sepupu korban tersebut, kehadiran Javier Roca dan tim mampu memberi sedikit kebahagiaan di tengah duka yang dirasakan keluarga.
"Kehadiran mereka bisa membuat kami lebih ringan untuk move on," tuturnya.
Abdus Syukur juga memanjatkan doa bagi skuad Arema FC. Ia berharap agar para penggawa skuad berlogo singa mengepal ini mendapat kemudahan untuk melewati masa sulit ini.
"Semoga semua diberi kesehatan dan kekuatan untuk masa sulit ini," tuturnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kuatkan Mental
Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, menyebut bahwa langkah mereka mendatangi keluarg korban memiliki maksud khusus. Langkah ini diambil untuk membantu keluarga korban melewati masa-masa sulit setelah kehilangan keluarga mereka akibat Tragedi Kanjuruhan.
"Kehadiran kami, selain untuk bertakziyah dan berbela sungkawa, juga untuk menguatkan mental keluarg korban," ucap Kuncoro.
"Tentu ada rasa sedih dan trauma yang harus dihadapi akibat peristiwa ini," sambungnya
Setelah dari Gondanglegi, rombongan Arema FC bertolak ke Turen untuk bertakziyah ke keluarga korban lainnya. Setelahnya, mereka akan menuju ke Pakisaji untuk bertakziyah ke keluarga korban yang lain.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Video: PSSI Tegaskan Jam Tanding Arema FC vs Persebaya Jadi Kesepakatan Bersama Panpel, LIB, dan Kep
- Ihwal Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Ini Dalih Kapolri
- Tragedi Kanjuruhan Buat Liga 1 Disetop, tapi PSSI Putuskan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Jalan Te
- Komentar Aji Santoso Terkait Insiden di Stadion Kanjuruhan
- PBNU akan Berikan Santunan Uang Tunai kepada Keluarga Korban Kerusuhan Kanjuruhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harapan Persebaya untuk Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan
Bola Indonesia 3 Oktober 2022, 22:53
-
Tepikan Rivalitas, Bonek Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Bola Indonesia 3 Oktober 2022, 22:45
-
Soal Sanksi PSSI, Arema FC: Itu Bukan Fokus Kami Saat Ini
Bola Indonesia 3 Oktober 2022, 21:14
-
Tragedi Kanjuruhan: Pamit Nonton Bola, Pulang Tinggal Nama
Bola Indonesia 3 Oktober 2022, 20:22
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR