
Bola.net - Tony Ho menegaskan kepada pemainnya untuk bisa meredam emosi mereka. Sebab, akan merugikan bagi kelangsungan Persebaya DU di kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia (PT LI) 2013 nantinya.
Buntut dari laga melawan Perseba Bangkalan yang diwarnai baku hantam lalu, Persebaya DU kini harus kehilangan tiga pemain pilarnya karena akumulasi kartu di laga berikutnya. Yakni Angga Pratama, Jean Paul Boumsong dan Zainal Abidin.
Menurut Tony, memasuki putaran kedua ini, tensi pertandingan kompetisi mulai memanas. sebab, tim-tim berusaha untuk meraup kemenangan guna berebut tiket menuju babak 12 besar. "Saya minta kepada pemain, jaga dan kontrol emosi yang harus terus ditingkatkan," jelasnya Senin (6/5).
Pelatih asal Makassar ini menekankan kepada pemainnya agar tak terpancing dengan provokasi lawan. "Pemain juga harus cerdik dan fokus di setiap pertandingan," tegas pelatih yang mengantongi Lisensi A Nasional ini.
"Sebagai pelatih, saya sudah memberikan kepada pemain, soal fisik, teknik, taktik dan strategi. Tapi, jelang pertandingan yang dominan adalah masalah mental. Jadi pemain harus bisa jaga emosi dan mental tanding mereka sendiri," urai pelatih yang terpaksa turut memisah perkelahian pemainnya dengan Perseba lalu itu. (fjr/dzi)
Buntut dari laga melawan Perseba Bangkalan yang diwarnai baku hantam lalu, Persebaya DU kini harus kehilangan tiga pemain pilarnya karena akumulasi kartu di laga berikutnya. Yakni Angga Pratama, Jean Paul Boumsong dan Zainal Abidin.
Menurut Tony, memasuki putaran kedua ini, tensi pertandingan kompetisi mulai memanas. sebab, tim-tim berusaha untuk meraup kemenangan guna berebut tiket menuju babak 12 besar. "Saya minta kepada pemain, jaga dan kontrol emosi yang harus terus ditingkatkan," jelasnya Senin (6/5).
Pelatih asal Makassar ini menekankan kepada pemainnya agar tak terpancing dengan provokasi lawan. "Pemain juga harus cerdik dan fokus di setiap pertandingan," tegas pelatih yang mengantongi Lisensi A Nasional ini.
"Sebagai pelatih, saya sudah memberikan kepada pemain, soal fisik, teknik, taktik dan strategi. Tapi, jelang pertandingan yang dominan adalah masalah mental. Jadi pemain harus bisa jaga emosi dan mental tanding mereka sendiri," urai pelatih yang terpaksa turut memisah perkelahian pemainnya dengan Perseba lalu itu. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tony Ho Meminta Pemainnya Bisa Redam Emosi
Bola Indonesia 6 Mei 2013, 22:04
-
Dendam Deltras Atas Persebo Terbalas
Bola Indonesia 6 Mei 2013, 20:50
-
Klub Divisi Utama LI Kembali Tunggak Gaji Pemain
Bola Indonesia 6 Mei 2013, 15:38
-
Tony Ho Kecam Baku Hantam Persebaya DU vs Perseba
Bola Indonesia 5 Mei 2013, 00:45
-
Persebaya DU Permalukan Perseba Lewat Gol Menit Akhir
Bola Indonesia 5 Mei 2013, 00:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR