
Bola.net - Langkah korban Tragedi Kanjuruhan dan keluarga untuk mencari keadilan terus berlanjut. Jumat (18/11) ini, puluhan korban dan keluarga mereka mendatangi kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta Timur.
Kedatangan rombongan korban dan keluarga ini diterima langsung Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu dan Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas, Sriyana.
Tim penasihat hukum keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Ahmad Agus Muin, menyebut bahwa kedatangan mereka ke Jakarta merupakan upaya untuk mencari keadilan. Hal ini, sambungnya, tak lepas dari lambatnya proses hukum kasus ini yang ditangani Polda Jawa Timur.
Agus Muin, dalam kesempatan tersebut, meminta agar LPSK turun ke Malang. Pasalnya, ada sejumlah upaya untuk mengintimidasi korban dan keluarganya.
"Harapan kami, LPSK memberikan perlindungan kepada korban dan keluarga," kata Agus Muin.
"Potensi intimidasi terhadap mereka nyata. Bahkan, sempat ada permintaan dari pihak tertentu agar rombongan tidak usah ke Jakarta," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Hitung Restitusi
Menurut Agus Muin, ada hal lain yang diharapkan korban dan keluarganya dari LPSK selain memberi perlindungan dari upaya-upaya intimidasi. Lembaga tersebut, sambungnya, diharapkan juga bisa memfasilitasi penghitungan restitusi bagi korban, baik kerugian materiil maupun immateriilnya.
"Proses hukum saat ini masih terus berlangsung dan LPSK kami minta dapat membantu menghitung kerugian korban," ucap Agus Muin.
Sementara itu, salah seorang keluarga korban, Hidayat, meminta LPSK menampung aspirasi yang disampaikan korban dan keluarga yang datang langsung ke Jakarta.
"Ada indikasi tekanan dan kami minta LPSK bisa beri perlindungan," tegasnya.
Siap Lindungi Saksi
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, mengaku bahwa LPSK sudah menunjukkan respons cepat dalam Tragedi Kanjuruhan. Sehari setelah kejadian, tim LPSK sudah menemui langsung beberapa korban di rumah.
Edwin menyebut, sejak turun ke Malang, ada 20 permohonan perlindungan yang diterima LPSK. Mereka pun masih membuka pintu jika ada saksi maupun korban yang akan mengajukan permohonan perlindungan ke LPSK.
"LPSK terbuka jika masih ada masyarakat yang mau minta perlindungan, apalagi mereka yang akan menjadi saksi. LPSK fokus pada perlindungan saksi dan korban, bukan pada pokok perkara yang menjadi konsen tim penasihat hukum," ujar Edwin.
Ia menambahkan, salah satu alat bukti dalam peradilan pidana adalah saksi. “Bapak dan ibu ada di lokasi yang tahu dan melihat langsung kejadian. Pada Tragedi Kanjuruhan, LPSK proaktif. Meski belum ada permohonan, LPSK sudah turun," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kim Kurniawan: PSS Sleman Siap Kapanpun Liga 1 Dimulai
Bola Indonesia 18 November 2022, 23:54
-
Arema FC Disarankan Benahi Struktur Organisasi Manajemen
Bola Indonesia 18 November 2022, 23:51
-
Persebaya Ingin Liga 1 Segera Jalan dengan Lebih Aman Pasca-tragedi Kanjuruhan
Bola Indonesia 18 November 2022, 23:25
-
Tuntut Keadilan, Korban Tragedi Kanjuruhan Sambangi Kantor LPSK
Bola Indonesia 18 November 2022, 21:31
-
Usai Kalahkan Pasuruan United 4-0, Persebaya Harap Bisa Jajal Klub Liga 1
Bola Indonesia 18 November 2022, 20:00
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR