Bola.net - Aksi tidak terpuji yang dilakukan sebagian suporter Timnas Indonesia pada laga kontra Malaysia beberapa waktu lalu menjadi perhatian berbagai pihak. Tidak ingin kejadian tersebut terulang, Vamos Indonesia sebagai salah satu insan sepak bola nasional ingin mengedukasi suporter di Indonesia dengan menggelar talk show pada Jumat (20/9/2019).
Founder Vamos Indonesia, Fanny Riawan mengaku dirinya sangat gelisah dengan perilaku suporter di Tanah Air. Menurutnya, edukasi untuk suporter harus terus digencarkan, karena banyak orangtua yang menjadi ragu untuk mendukung cita-cita anaknya menjadi pesepak bola lantaran menilai dunia kulit bundar di Indonesia tidak baik.
”Kalau anak-anak di Indonesia ingin jadi pemain sepak bola, orangtuanya ragu. Mau jadi apa, kan rusuh terus. Itulah yang akan kita benahi. Karena suporter salah satu bagian dari ekosistem sepak bola,” ujar Fanny.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Besar (Kombes) Pol, Jabinson Purba yang sempat mengikuti kursus tindakan pencegahan Hooligan di Scotland Yard mengaku mendukung ide Fanny. Berdasarkan pengalamannya, dia mengatakan bila kepolisian tidak bisa sendirian dalam menangani kasus kericuhan suporter. Menurutnya, kepolisian di Scotland Yard melibatkan sejumlah pakar, termasuk melibatkan klub.
”Kalau orang mau berkelahi, ya berkelahi. Mau sebagus apa pun. Tetapi lebih mudah menanganinya, lebih sedikit daripada kita bandingkan di Indonesia. Di ASEAN saja, kita punya ASEANPOL (Organisasi Kepolisian ASEAN) tapi tidak punya database. Mereka punya EUROPOL dan punya databese, jadi bisa saling tukar. Jadi kepolisian bisa mengerahkan pasukan dengan melihat jumlah penonton,” kata Jabinson.
Penanganan Suporter Harus Berkiblat ke Eropa
Sementara itu, Margie Tyaz, narasumber dari Futbol Tours yang bergerak di bidang perjalanan wisata sepak bola menilai penanganan suporter harus berkiblat ke Eropa. Dia mencontohkan penanganan suporter di Manchester United yang menurutnya salah satu yang terbaik, mulai dari penataan dan pemisahan tribun antara suporter fanatik dan penonton biasa, hingga strategi penjualan tiket pertandingan permusim yang diusung kebanyakan klub di Inggris.
”Masalah Hooligans di sana lebih tertata banget. Kalau di Old Traffod, MU main itu ada satu zona khusus fans fanatik, adanya di belakang gawang. Kalau sisi timur dan barat itu orang-orang kelas menengah atas, karena harga tiketnya juga beda," tuturnya.
”Penjualan tiket juga langsung sekalian satu musim. Jadi buat penonton yang mau bikin onar juga akan mikir lagi, karena bisa mendapatkan hukuman larangan masuk stadion selama lima tahun,” tambah Margie.
Ketua Paguyuban Suporter Indonesia, Ignatius Indro, turut mengapresiasi niatan Vamos Indonesia untuk mengedukasi suporter. Menurutnya, perilaku suporter yang kerap berbuat kericuhan bisa ditangani dengan berbagai cara, salah satunya pendekatan di daerah masing-masing. Selain itu, pendekatan keagamaan dan pendidikan formal juga sangat berpengaruh untuk membentuk karakter suporter-suporter di Indonesia.
”Pendekatan juga bisa saja dengan budaya masing-masing, karena beda daerah pendekatannya berbeda lagi,” imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Upaya Vamos Indonesia Mengedukasi Suporter Indonesia
Bola Indonesia 21 September 2019, 02:39
-
Terbang ke Spanyol, Vamos Indonesia Bidik Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 3 Agustus 2019, 01:15
-
PSSI Bantah Klaim Naturalisasi Ilija Spasojevic
Bola Indonesia 11 Juli 2017, 08:43
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR