"Kita ini tidak siap untuk menaati regulasi AFC. Profesional dan industri bola ini belum siap," ucap Vigit. Ia menilai sejumlah klub masih belum lepas dari habit mereka, yakni mengandalkan dana Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) untuk mengelola sepakbola.
"Berapa klub yang bisa bertahan tanpa APBD? Kalau APBD dikembalikan untuk kelola Persebaya, semua pasti berbondong-bondong untuk mengelola klub," imbuh mertua Danilo Fernando ini. Ia menilai tak banyak klub Indonesia yang sudah benar-benar profesional.
Padahal kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang diklaim sebagai wadah klub profesional, sudah diadakan selama kurang lebih tujuh tahun. "Paling yang bisa bertahan cuma Barito, Borneo FC, Persib, mungkin Arema," pungkasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vigit: Klub Indonesia Belum Siap Untuk Profesional
Bola Indonesia 4 Juli 2015, 16:29
-
Bola Indonesia 1 April 2015, 13:26

-
Persida Ikhlaskan Uston Nawawi ke Deltras
Bola Indonesia 14 Maret 2015, 11:55
-
Persida Kehilangan Dua Pilar Utama
Bola Indonesia 14 Maret 2015, 09:31
-
Deltras Sidoarjo Rutin Gelar Uji Tanding
Bola Indonesia 9 Maret 2015, 21:56
LATEST UPDATE
-
Bintang Muda Bosnia, Kerim Alajbegovic Masuk Radar Manchester United?
Liga Inggris 6 April 2026, 06:35
-
Chelsea Temukan Solusi untuk Lini Belakang jelang Lawan Manchester City
Liga Inggris 6 April 2026, 06:28
-
Berapa Harga Manuel Ugarte, MU? Juventus Mau Beli
Liga Inggris 6 April 2026, 06:13
-
Chelsea Harus Gigit Jari, Zidane Punya Rencana Sendiri
Liga Inggris 6 April 2026, 05:50
-
Apa Rahasia Inter Milan Bisa Hancurkan Roma 5-2?
Liga Italia 6 April 2026, 05:34
-
AS Roma Kena Mental di Markas Inter Milan
Liga Italia 6 April 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13





















KOMENTAR