Bola.net - Walikota Bandung, Dada Rosada berharap rencana pertemuan pendukung Persib Bandung dan pendukung Persija Jakarta benar-benar terjadi dan perdamaian yang diidam-idamkan segera terwujud.
Rencananya The Jak akan duduk satu meja dengan Viking untuk membahas perdamaian pada 2 Juli 2012 . Untuk itu, sebelum langkah perdamaian dibuka, Dada Rosada meminta bobotoh bisa sepenuhnya berdamai dengan The Jak. Karena itu adalah kehendak bersama.
"Kita ingin membangun dan berupaya menghindari pertikaian (Viking-The Jak) yang sudah lama terjadi," kata Dada Rosada, di kantor Pemkot Bandung, Rabu (27/6).
Dia pun meminta kesempatan pada 2 Juli 2012 nanti bisa dijadikan momentum perdamaian yang sesungguhnya. "Kita hilangkan permusuhan dan dendam kesumat, dari 2,5 juta penduduk di Bandung, kita ingin semuanya tidak memiliki dendam lagi," ujarnya.
Karena jika tidak diselesaikan menurutnya yang rugi bukan hanya saja pendukung kedua kubu, tapi masyarakat yang tidak tahu apa-apa akan kena imbasnya. "Rangga (penonton tewas di GBK-red) misalnya, dia nonton tanpa atribut, tapi dia jadi korban fanatisme suporter, ini yang salah," jelasnya.
Hal ini yang ingin dihilangkan dari pertikaian Viking - The Jak Mania. Dia ingin semua suporter bisa damai.
Hal serupa diungkapkan Wakapolrestabes Bandung, AKBP Dadang Hartanto, dia menginginkan inisiasi perdamaian yang sudah dibentuk dari kedua pihak bisa benar-benar menghilangkan jejak permusuhan yang sudah terjadi.
"Kita ingin semua berangkat dari Bandung ke Jakarta mendukung perdamaian ini," terangnya. (mdk/dzi)
Rencananya The Jak akan duduk satu meja dengan Viking untuk membahas perdamaian pada 2 Juli 2012 . Untuk itu, sebelum langkah perdamaian dibuka, Dada Rosada meminta bobotoh bisa sepenuhnya berdamai dengan The Jak. Karena itu adalah kehendak bersama.
"Kita ingin membangun dan berupaya menghindari pertikaian (Viking-The Jak) yang sudah lama terjadi," kata Dada Rosada, di kantor Pemkot Bandung, Rabu (27/6).
Dia pun meminta kesempatan pada 2 Juli 2012 nanti bisa dijadikan momentum perdamaian yang sesungguhnya. "Kita hilangkan permusuhan dan dendam kesumat, dari 2,5 juta penduduk di Bandung, kita ingin semuanya tidak memiliki dendam lagi," ujarnya.
Karena jika tidak diselesaikan menurutnya yang rugi bukan hanya saja pendukung kedua kubu, tapi masyarakat yang tidak tahu apa-apa akan kena imbasnya. "Rangga (penonton tewas di GBK-red) misalnya, dia nonton tanpa atribut, tapi dia jadi korban fanatisme suporter, ini yang salah," jelasnya.
Hal ini yang ingin dihilangkan dari pertikaian Viking - The Jak Mania. Dia ingin semua suporter bisa damai.
Hal serupa diungkapkan Wakapolrestabes Bandung, AKBP Dadang Hartanto, dia menginginkan inisiasi perdamaian yang sudah dibentuk dari kedua pihak bisa benar-benar menghilangkan jejak permusuhan yang sudah terjadi.
"Kita ingin semua berangkat dari Bandung ke Jakarta mendukung perdamaian ini," terangnya. (mdk/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Walikota Bandung Berharap Viking-The Jak Berdamai
Bola Indonesia 27 Juni 2012, 19:25
-
Persija ISL Izinkan Tiga Pilarnya Gabung Timnas U-22
Tim Nasional 25 Juni 2012, 11:20
-
ISL Review: Persija Nodai Status Juara Sriwijaya FC
Bola Indonesia 24 Juni 2012, 17:46
-
ISL Preview: Persija vs Sriwijaya FC, Saling Jaga Gengsi
Bola Indonesia 24 Juni 2012, 11:12
-
Jamu Sriwijaya FC, Persija Harapkan Dukungan Jakmania
Bola Indonesia 22 Juni 2012, 11:35
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Persijap
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 14:01
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR