
Bola.net - Pimpinan Arsenal punya dua alasan kuat untuk mengangkat Freddie Ljungberg sebagai pelatih permanen. Mereka senang tidak perlu membayar mahal untuk pelatih muda seperti Ljungberg, yang tetap berkualitas.
Akhir pekan lalu, Ljungberg diangkat sebagai pelatih interim pasca pemecatan Unai Emery. Dia memang belum sempat mengubah banyak hal, permainan The Gunners masih sama buruknya dengan masalah-masalah yang sama.
Posisi Ljungberg sebagai pelatih sementara ini menimbulkan berbagai respons. Sebagian yakin Ljungberg bisa jadi pelatih permanen yang tepat, sebagian lagi berharap Arsenal mau mencari pelatih lain yang lebih berpengalaman.
Biar begitu, pihak klub punya alasan sendiri memilih Ljungberg. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bakal Jadi Permanen
Mengutip Express, Arsenal masih terbuka mempertimbangkan gagasan mengangkat Ljungberg jadi pelatih permanen. Syaratnya, Ljungberg harus bisa memperbaiki laju tim dalam waktu dekat ini.
Juga, mengangkat Ljungberg jadi pelatih permanen bakal membuat Arsenal berhemat dalam hal gaji dan kompensasi. Pihak klub yakin permintaan gaji Ljungberg tidak akan sebesar kandidat-kandidat lain.
Selain itu, Arsenal ingin menghindari gagasan mendatangkan pelatih klub lain. Mereka tidak mau membayar kompensasi pada klub yang masih menaungi pelatih tersebut.
Sejauh ini kandidat pelatih baru Arsenal memang dipenuhi nama-nama hebat, beberapa di antaranya masih bekerja untuk klub lain. Misalnya Nuno Espirito Santi, Brendan Rodgers, dan Carlo Ancelotti.
Ljungberg Terdepan
Alhasil, mempertimbangkan penghematan biaya, Arsenal yakin Ljungberg sudah yang paling tepat. Mereka bakal menghemat beberapa juta dolar dan bisa fokus mendatangkan pemain baru.
Ada banyak hal yang menguntungkan Ljungberg di antara kandidat-kandidat lain, salah satunya adalah dia lebih mengenal klub dari calon lainnya. Ljungberg pernah bermain untuk Arsenal dan sudah bekerja sebagai pelatih tim muda beberapa tahun terakhir.
Biar begitu, pihak klub tidak membebaskan Ljungberg begitu saja. Mereka tetap memberikan batas waktu untuk melihat hasil kerja Ljungberg. Jika tanpa perkembangan, bisa jadi Ljungberg batal jadi pelatih permanen.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Diincar Arsenal dan Manchester City, Caglar Soyuncu Setia di Leicester City
- Data dan Fakta Premier League: Arsenal vs Brighton
- Prediksi Arsenal vs Brighton 6 Desember 2019
- Bukan Arsenal, James Rodriguez Lebih Condong Gabung Klub Ini
- Audisi Manajer Baru Arsenal: 12 Peserta, Pochettino Paling Diunggulkan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eddie Howe Ogah Jadi Manajer Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 20:59
-
Paul Merson Dorong Brendan Rodgers Pindah ke Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 18:19
-
Mustafi + Luiz + Chambers + Xhaka = Kacau Balau
Liga Inggris 4 Desember 2019, 17:50
-
Nuno Espirito Santo Tutup Pintu untuk Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 17:20
-
Arsenal Rela Tumbalkan Hector Bellerin Demi Bek Juventus Ini
Liga Inggris 4 Desember 2019, 14:43
LATEST UPDATE
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25




















KOMENTAR