
Bola.net - Chelsea sedang tidak baik-baik saja. The Blues menelan sejumlah hasil buruk di Liga Inggris dan jelas sulit untuk bangkit. Posisi Graham Potter sebagai manajer pun mulai diragukan.
Terbaru, Jumat (6/1/2023), Chelsea kalah tipis 0-1 dari Manchester City dalam duel lanjutan Premier League 2022/23. Thiago Silva dkk. sudah coba melawan semaksimal mungkin, tapi pada akhirnya Man City masih lebih tangguh.
Gol tunggal kemenangan Man City dicetak oleh Riyad Mahrez di menit ke-63. Sebenarnya tidak banyak peluang tercipta di laga ini, kedua tim lebih sibuk berduel di lini tengah.
Bagaimanapun, hasil ini jadi tamparan untuk Chelsea dan Potter. Mereka hanya bisa memetik satu kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di Premier League.
Kemampuan Potter pun diragukan. Isu pemecatan terus menguat. Namun, The Blues harus berhati-hati dalam membuat keputusan soal masa depan pelatih.
Paling tidak ada 3 alasan Chelsea harus mempertahankan Graham Potter di kursi pelatih. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
1. Baru Mulai
Hasil-hasil pertandingan Chelsea memang buruk, tidak ada alasan untuk berdalih. Permainan The Blues buruk, koordinasi antarpemain buruk, belum lagi mempertimbangkan hantaman badai cedera.
Biar begitu, seharusnya Todd Boehly dan petinggi Chelsea yang lain tidak perlu terburu-buru memecat Graham Potter. Potter baru menggantikan Thomas Tuchel pada September 2022 lalu.
Dipotong jeda Piala Dunia satu bulan, artinya Potter baru melatih Chelsea selama sekitar dua bulan. Dia baru mulai, masih ada banyak PR yang perlu dibereskan.
2. Skuad bermasalah
Skuad Chelsea memang bermasalah, tapi kasus ini sudah terjadi sejak era Tuchel. Tuchel coba memperbaikinya, sayangnya dia tidak bisa bertahan di kursi pelatih.
Sekarang masalah itu coba dibereskan oleh Potter. Ada beberapa pos yang perlu diperkuat, ada pula masalah kualitas pemain yang kurang mumpuni.
Potter membutuhkan seorang penyerang yang bisa mengimbangi Kai Havertz. Dia juga membutuhkan seorang gelandang dan winger yang bisa memecah pertahanan lawan.
3. Riwayat Potter
Chelsea juga tidak bisa buru-buru memecat Potter mengingat sekarang mereka akan kesulitan menemukan pengganti. Tidak banyak pelatih top yang bersedia menangani The Blues.
Selain itu, Potter punya rapor apik selama menangani Brighton. Dia bisa membentuk dan mengembangkan tim asal diberi waktu yang cukup.
Sekarang yang perlu diberikan Chelsea adalah dukungan penuh dan sumber daya untuk membentuk skuad. Potter baru menangani tim dalam 17 pertandingan, masih ada banyak kesempatan.
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Legenda Italia Gianluca Vialli Meninggal Dunia
Liga Italia 6 Januari 2023, 18:22
-
Chelsea Babak Belur! Cuma 1x Menang dalam 8 Laga, Eh Harus Lawan Man City Lagi
Liga Inggris 6 Januari 2023, 13:00
-
Benoit Badiashile dan 4 Bek Tengah Termahal Chelsea
Editorial 6 Januari 2023, 12:37
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR