Bola.net - Arsenal memutuskan untuk berpisah dengan Unai Emery. Manajer asal Spanyol itu harus angkat kaki lebih cepat dari klub karena hasil yang buruk dan performa tak maksimal di lapangan.
Datang sebagai penerus Arsene Wenger, ekspektasi kepada Emery sangat tinggi. Pengalamannya bersama Sevilla dan PSG dinilai cukup untuk menjadikannya sebagai pilihan yang tepat.
Musim perdana di Premier League, Unai Emery menunjukkan performa yang menjanjikan. Namun, performa tersebut tidak disertai dengan konsistensi.
Sejumlah permasalahan harus dihadapi Emery. Premier League bukanlah tempat bagi manajer yang berstatus medioker, karena itu Emery diharuskan mengerahkan seluruh fokusnya dalam menangani Arsenal.
Belum lagi serangan media di Inggris yang luar biasa kejam. Setiap gerak Emery menjadi perhatian. Hingga detail terkecil tak luput dari pantauan media di Inggris.
Tekanan demi tekanan dirasakan Emery. Hal itu tak didukung dengan ketenangan skuatnya. Pergolakan demi pergolakan terjadi sehingga akhirnya Emery harus menerima takdir diberhentikan oleh Arsenal.
Berikut ini adalah kesalahan yang dilakukan Emery di Arsenal:
Kebijakan Transfer Pemain
Arsenal di bawah kendali Emery mendatangkan lima pemain baru pada musim pertamanya di klub tersebut. Para pemain tersebut adalah Stephan Lichtsteiner, Bernd Leno, Sokratis Papastathopoulos, Lucas Torreira, dan Matteo Guendouzi.
Para pemain tersebut masih menghuni skuat Arsenal, namun mereka tak menunjukkan potensi terbaik. Hanya Guendouzi yang tampil menjanjikan.
Pada tengah musim, Arsenal mendatangkan Denis Suarez dari Barcelona dengan status pinjaman. Namun, Emery hampir tidak pernah memainkannya hingga ia dikembalikan ke Barcelona.
Pada musim panas 2019, Arsenal mengeluarkan dana transfer yang besar. Mereka mendatangkan Nicolas Pepe dari Lille dengan status pemain termahal di klub tersebut.
Namun, Pepe tak menunjukkan performa positif. Ia sudah dianggap sebagai pembelian gagal karena Emery tak bisa memaksimalkan potensinya.
Pertikaian dengan Pemain
Unai Emery tak memerlukan waktu lama untuk berselisih paham dengan para pemainnya. Pada musim perdananya, pertikaian antara Emery dan Mesut Ozil sangat terlihat.
Pemberitaan mengenai Ozil dan Emery terjadi sepanjang musim dan berlanjut ke musim 2019-20. Hal tersebut semakin memanas setelah beberapa pemain lain ikut kesal kepada Emery.
Granit Xhaka menjadi pemain berikutnya yang menunjukkan ketidaksukaannya kepada Emery. Ia dicopot dari jabatan kapten tim setelah berselisih dengan suporter.
Selain itu, Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette juga mengancam akan meninggalkan Arsenal jika Emery dipertahankan.
Menolak Melihat Realitas
Arsenal menunjukkan performa yang konsisten. Mereka sempat meraih hasil positif pada awal-awal musim 2019-20. Namun perlahan, peforma positif tersebut memudar.
Meskipun begitu, pernyataan yang dikeluarkan Emery tak menunjukkan realitas dari penampilan Arsenal di lapangan. Mungkin, Emery hanya berusaha menjaga positivitas Arsenal, namun hal tersebut tak membantu.
Suporter dan pengamat bisa melihat bagaimana para pemain tak menjalankan permainan sesuai instruksi dari Emery.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aditya Wicaksono/Editor Wiwig Prayugi
Published: 30 November 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Norwich City vs Arsenal: Skor 2-2
Liga Inggris 1 Desember 2019, 22:55
-
Madrid Siapkan 70 Juta Pounds Untuk Boyong Aubameyang
Liga Spanyol 1 Desember 2019, 21:19
-
Live Streaming Norwich City vs Arsenal di Mola TV
Liga Inggris 1 Desember 2019, 19:00
-
Dirumorkan Jadi Pelatih Arsenal, Begini Tanggapan Skeptis Vieira
Liga Inggris 1 Desember 2019, 17:14
-
Perkiraan Susunan Pemain Norwich City vs Arsenal
Liga Inggris 1 Desember 2019, 12:37
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR