Bola.net - Sebagai seorang gelandang, Christian Eriksen memiliki kemampuan yang nyaris sempurna. Wajar jika Inter Milan dikabarkan sangat serius ingin memboyong pemain 27 tahun Denmark itu dari Tottenham.
Tak cuma kreatif merancang peluang, Eriksen juga piawai membobol gawang lawan. Tendangan bebasnya juga mematikan. Itulah tiga senjata terkuat yang dimilikinya.
Itu bisa dilihat dari beberapa statistik yang diukirnya selama berkarier di Premier League.
Terhitung dari sejak debutnya di kompetisi ini, ada tiga statistik Eriksen yang tak tertandingi oleh pemain-pemain lain. Tiga statistik itu berkaitan dengan kreativitas dan kemampuan spesialnya membobol gawang lawan.
Statistik Impresif
Eriksen melakoni debutnya di Premier League bersama Tottenham pada 14 September 2013. Sejak itu, mantan pemain Ajax tersebut telah mencatatkan beberapa statistik istimewa.
Selama ini, Eriksen telah mencatatkan 570 operan berpeluang gol (peluang yang diciptakan), 62 assist, 23 gol dari luar kotak penalti, dan 8 gol tendangan bebas. Selama periode yang sama di kompetisi ini, tak ada pemain lain yang mencatatkan statistik lebih baik daripada dia.
1 - Since his Premier League debut on 14/09/2013, Cristian Eriksen has assisted the most goals (62), created the most chances (570) and scored the most goals from outside the box (23) & from direct free-kicks (8) in the competition. Arrivederci? pic.twitter.com/BbQslqQK7j
— OptaJoe (@OptaJoe) January 13, 2020
Christian Eriksen di Premier League sejak debutnya, dari 14 September 2013 sampai sekarang:
- Peluang yang diciptakan - 570 (ranking 1)
- Assist - 62 (ranking 1)
- Gol dari luar kotak penalti - 23 (ranking 1)
- Gol tendangan bebas - 8 (ranking 1).
Eriksen juga sudah mencetak 51 gol dalam 224 penampilan di Premier League. Sejak debutnya, gol + assist Eriksen (113) adalah yang terbaik ke-7 di kompetisi ini.
Siap Berpisah?

Kontrak Eriksen di Tottenham akan habis pada Juni 2020.
Jika tak diperpanjang, Tottenham harus melepas dia sekarang daripada menunggu hingga akhir musim dan tak mendapatkan apa-apa. Namun, siapkah Tottenham berpisah dengannya?
Eriksen merupakan salah satu gelandang terbaik di Premier League. Kreativitas dalam merancang peluang, tembakan jarak jauh, dan tendangan bebas adalah tiga senjata terkuat yang dia miliki.
Tidak bakal mudah bagi Tottenham untuk mendapatkan pengganti yang sepadan.
Sumber: Opta
Menurut Bolaneters, apakah Eriksen bisa cocok dengan sepak bola Italia? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sederet Fakta Gedson Fernandes, Calon Rekrutan Pertama Jose Mourinho di Tottenham
Liga Inggris 15 Januari 2020, 14:00
-
3 Senjata Terkuat Christian Eriksen
Liga Inggris 15 Januari 2020, 13:38
-
Inter Milan Layangkan Tawaran Perdana untuk Christian Eriksen, Segini Nilainya
Liga Italia 15 Januari 2020, 08:43
-
Bek Tottenham ini Jadi Rekrutan Ketiga AC Milan?
Liga Italia 14 Januari 2020, 21:40
-
Kemandulan Firmino Menjadi Misteri Bagi Legenda Liverpool Ini
Liga Inggris 14 Januari 2020, 19:20
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR