Digadang-gadang mampu menggantikan peran Luis Suarez yang setahun sebelumnya pindah ke , nyatanya Benteke tampil mengecewakan sebagai ujung tombak The Reds. Striker Timnas Belgia tersebut baru mencatatkan 7 gol di semua kompetisi bagi Liverpool, di mana catatan tersebut dinilai tidak sebanding dengan nilai transfer Liverpool.
Bolanet melihat ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa Benteke belum kunjung menunjukan ketajamannya di lini serang Liverpool. Untuk mengetahui lima alasan tersebut, silahkan tekan tombol di bawah ini.[initial]
(bola/dub)
Masa Penyesuaian

Proses adaptasi di Benteke pun tidak mudah, karena ia harus mengalami dua manajer dalam waktu singkat di Liverpool. Alhasil ia harus merombak fondasi yang ia bangun untuk Brendan Rodgers dan menggantinya dengan keinginan Jurgen Klopp selaku manajer anyar Liverpool.
Meski begitu, Benteke menunjukkan perkembangan positif selama dilatih Klopp. Saat masih dilatih Rodgers, Benteke hanya mampu mencetak dua gol. Namun setelah Klopp datang, Benteke sudah menciptakan lima gol bagi The Reds di semua ajang.
Tekanan Harga Transfer

Tingginya ekspektasi klub dan fans bisa menjadi beban tersendiri bagi Benteke. Pasalnya ia dituntut untuk bisa memberikan dampak instan kepada The Reds, sehingga ia terlalu memaksakan dirinya sehingga tampil lebih tidak maksimal.
Formasi Yang Kurang Sesuai

Perubahan taktik inilah yang sedikit banyak membuat Benteke harus mengubah gaya bermainnya. Hal ini dikarenakan jika bermain dengan 2 striker, Benteke tidak perlu bekerja sekeras bermain dengan 1 striker saja. Jika dikaitkan dengan faktor pertama tadi, Benteke masih berusaha untuk menyesuaikan dengan taktik baru ini.
Minim Support Dari Gelandang Serang

Namun kenyataan yang harus dihadapi oleh Benteke adalah sosok-sosok supplier bola matang di Liverpool sangat minim. Salah satu yang pemain yang langganan menyupplai bola ke Benteke adalah Philippe Coutinho. Namun gelandang Timnas Brazil tersebut sering terkena cidera yang cukup panjang sehingga supply bola matang kepada Benteke semakin berkurang.
Krisis Kepercayaan Dari Pelatih

Seperti yang sudah kami ungkapkan di awal, bahwa Benteke mengalami perkembangan yang cukup positif di bawah asuhan Jurgen Klopp. Namun perkembangan Benteke ini tidak sesuai dengan ekspektasi Klopp sehingga beberapa pertandingan terakhir ini ia diparkir oleh Klopp.
Di ajang Premier League, posisinya tergeser oleh Roberto Firmino yang diplot sebagai false nine dalam beberapa pertandingan terakhir. Sebelumnya posisinya juga sempat tersisih oleh penyerang muda Divock Origi sebelum sang striker mengalami cedera.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp Tegaskan Firmino & Benteke Bisa Bermain Bersama
Liga Inggris 21 Januari 2016, 21:41
-
Klopp Akan Perpanjang Kontrak Teixeira
Liga Inggris 21 Januari 2016, 19:02
-
Gomez Akui Dirinya Syok Terkena Cedera ACL
Liga Inggris 21 Januari 2016, 18:40
-
Gomez Berharap Bisa Ikuti Langkah Skrtel
Liga Inggris 21 Januari 2016, 18:19
-
Lawan West Ham, Klopp Berharap Liverpool Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 21 Januari 2016, 17:55
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR