
Bola.net - Operator Premier League akan menggulirkan laga akbar pada hari Sabtu (10/8/2024) malam. Dua tim asal Manchester, Manchester United dan Manchester City akan bertarung di Wembley untuk trofi Community Shield.
Community Shield merupakan sebuah laga tradisi di Inggris. Laga ini mempertemukan juara Premier League dan juara FA Cup untuk bertanding sebagai partai pembuka musim kompetisi baru.
Untuk edisi Community Shield 2024 ini akan mempertemukan Manchester City selaku juara bertahan Premier League dengan tetangga mereka, Manchester United yang menjadi juara FA Cup.
Di atas kertas, City memang lebih diunggulkan melawan MU. Namun ada beberapa faktor yang membuat Manchester United lebih berpeluang untuk memenangkan laga ini.
Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Persiapan Lebih Matang

Alasan pertama mengapa MU akan memenangkan pertandingan melawan Manchester City ini karena persiapan mereka lebih matang.
MU mengawali pra musim mereka sejak awal Juli 2024, sementara City baru menyusul satu pekan setelahnya. MU sudah menjalani laga uji coba sejak pertengahan Juli, sementara City baru menggelar uji coba di akhir Juli.
City total menggelar empat laga uji coba, sementara MU sudah menggelar lima uji coba. Jadi secara persiapan, MU lebih matang ketimbang City.
Tren Negatif City di Pra Musim

Alasan kedua mengapa City kemungkinan kalah dari MU pada laga ini karena mesin mereka belum panas.
Di pra musim ini, mereka menggelar empat laga uji coba. Dari empat laga uji coba itu, mereka kalah tiga kali dan menang satu kali.
Kemenangan mereka atas Chelsea di uji coba terakhir juga tidak diraih dengan mudah. Jadi ada tanda tanya besar apakah City bisa menurunkan performa terbaik mereka di laga ini.
Faktor Kedalaman Tim

Alasan ketiga mengapa City berpotensi kalah dari MU di Community Shield ini karena faktor kedalaman tim.
Seperti yang sudah diketahui, banyak pemain City yang terlibat di fase akhir Euro 2024 dan Copa America 2024. Empat pemain inti mereka, Rodri, Phil Foden, John Stones, Kyle Walker dipastikan absen di laga ini.
City saat ini tidak punya banyak pemain pelapis di laga ini. Jadi ketika pemain inti mereka mengalami masalah, City bisa kelabakan di Community Shield ini.
Kutukan Community Shield City

Alasan keempat mengapa City kemungkinan kalah di ajang Community Shield karena mereka punya 'kutukan' di kompetisi ini.
Manchester City sudah tiga musim beruntun menjadi juara Premier League. Namun The Cityzens tidak memenangkan satupun trofi Community Shield dalam tiga tahun terakhir.
Mereka selalu tumbang di ajang Community Shield dan tren negatif itu berpotensi berlanjut di Community Shield 2024 ini.
MU Rajanya Community Shield

Alasan terakhir mengapa City bakal kalah melawan MU di Community Shield karena Setan Merah adalah rajanya Community Shield.
Setan Merah saat ini menjadi pemilik trofi Community Shield terbanyak di Inggris. Mereka sudah memenangkan total 21 trofi.
Dua dari 21 trofi itu mereka dapatkan ketika menghadapi Manchester City. Jadi MU punya faktor historis saat berhadapan dengan City, apalagi tiga bulan yang lalu mereka mengalahkan City di Wembley pada ajang Final FA Cup.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamat! Man City Juara Community Shield 2024 Usai Kalahkan MU Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 10 Agustus 2024, 23:52
-
Hasil Manchester United vs Manchester City: Skor 1-1 (Pen. 6-7)
Liga Inggris 10 Agustus 2024, 23:14
-
Live Streaming Man City vs Man United - Community Shield 2024
Liga Inggris 10 Agustus 2024, 20:50
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR