
Bola.net - Playmaker Chelsea, Mason Mount belakangan kerap dikaitkan dengan Manchester United. Apapun yang terjadi, Setan Merah harus mengupayakan agar Mount menjadi bagian dari tim mereka di musim panas nanti.
Sebagai didikan akademi Chelsea, Mount mengawali karir profesionalnya dengan dipinjamkan ke beberapa klub. Mulai dari Vitesse Arheim di Belanda hingga Derby County yang bermain di Championship.
Nasib Mount berubah setelah Frank Lampard ditunjuk menjadi manajer permanen Chelsea di tahun 2019. Ia dipromosikan legenda klub Chelsea itu dan hingga saat ini menjadi andalan di lini tengah The Blues.
Namun belakangan ini Chelsea dikabarkan bakal berpisah dengan Mount. Pemuda 24 tahun itu dikabarkan ingin cabut dari Chelsea untuk mencari tantangan baru dalam karirnya.
Ada beberapa klub yang santer dikaitkan dengan Mount. Namun belakangan calon klub baru Mount mengerucut ke satu nama, yaitu Manchester United.
Manchester United sendiri nampaknya wajib hukumnya untuk mengamankan jasa Mount di musim panas nanti. Mengapa demikian? Simak selengkapnya di bawah ini.
Kekurangan Playmaker

Alasan pertama mengapa Manchester United membutuhkan jasa Mount karena Setan Merah kekurangan playmaker di tim mereka.
Saat ini ada tiga pemain bertipe playmaker di skuat MU. Mereka adalah Bruno Fernandes, Donny van de Beek dan Christian Eriksen.
Eriksen sendiri usianya sudah tidak muda lagi, sehingga ia tidak bisa terus menerus bermain. Sementara Donny van de Beek dilaporkan akan cabut di musim panas nanti, alhasil MU bakal sangat ketergantungan pada sosok Bruno Fernandes.
Andai Bruno atau Eriksen cedera di musim depan, MU tidak punya playmaker di tim mereka dan performa MU musim ini kerap jeblok ketika dua pemain itu tidak bisa tampil. Itulah mengapa transfer Mount sangat krusial bagi Manchester United.
Pemain Versatile

Alasan kedua mengapa Manchester United wajib hukumnya mendatangkan Mount karena sang pemain adalah tipikal pemain serba guna.
Mount memang memiliki posisi asli sebagai playmaker. Posisi terbaiknya adalah bermain di belakang striker.
Namun di Chelsea, ia kerap dimainkan sebagai winger dan ia tampil apik di posisi tersebut. Ia juga bisa bermain sebagai false nine, meski ia hanya sesekali ditempatkan di posisi itu.
Gaya bermain yang luwes ini akan sangat membantu MU terutama ketika Setan Merah mengalami badai cedera di tim mereka atau mereka butuh melakukan rotasi pemain.
Transformasi Permainan Ten Hag

Alasan ketiga mengapa Manchester United harus mengupayakan segala cara untuk merekrut Mount karena sang pemain adalah kunci dari transformasi permainan Erik Ten Hag.
Ten Hag sejak awal tiba di MU ingin timnya mendominasi penguasaan bola. Namun karena keterbatasan playmaker, Setan Merah belum mampu tampil dominan sepenuhnya apalagi melawan tim-tim top.
Kehadiran Mount bisa membuat Ten Hag meraih apa yang ia inginkan. Dengan visi permainan dan juga akurasi umpan yang tokcer, Mount bisa membantu MU lebih dominan dalam penguasaan bola.
Alhasil Ten Hag bisa mengubah skema permainannya dari pakem 4-2-3-1 menjadi 4-1-4-1 dengan dua pemain nomor delapan, di mana Mount bisa dipasangkan dengan Bruno Fernandes untuk mendominasi penguasaan bola sementara Casemiro akan dipercaya menjaga pertahanan MU.
Tambah Pemain Homegrown

Alasan keempat mengapa Manchester United perlu mendatangkan Mount di musim panas nanti adalah mereka bisa menambah pemain kategori home grown mereka.
Di Premier League, ada aturan bahwa setiap klub harus memiliki sejumlah pemain yang dilatih di akademi klub Inggris selama beberapa tahun sebelum usia 18 tahun. Masalahnya skuat MU saat ini rata-rata bukan pemain didikan akademi Inggris.
Selain itu ada beberapa pemain homegrown MU yang dikabarkan bakal cabut di musim panas ini seperti Anthony Elanga, Harry Maguire dan Scott McTominay. Jadi slot pemain homegrown MU bakal berkurang, dan Mount bisa mengisi slot-slot tersebut.
Investasi Jangka Panjang

Alasan terakhir mengapa Mount harus didatangkan Manchester United karena ia bakal jadi investasi jangka panjang Setan Merah.
Di usianya yang masih berusia 24 tahun, Mount bisa memiliki karir yang panjang di MU. Ia bisa menjadi jendral lini tengah MU untuk jangka waktu yang panjang sehingga MU tidak perlu belanja gelandang lagi untuk beberapa tahun ke depan.
Ia bahkan belum mencapai usia emasnya sebagai pesepakbola, sehingga MU bisa mendapatkan pemain dengan talenta terbaiknya bermain untuk klub.
Update Transfer Mason Mount

Manchester United sendiri dilaporkan sudah membuat progress yang cukup bagus untuk mendatangkan Mason Mount di musim panas ini.
Menurut laporan Manchester Evening News, Manchester United sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan Mount. Jadi sang pemain sudah satu kaki berada di Old Trafford saat ini.
Tugas United berikutnya adalah mengurus administrasi transfer Mount di musim panas ini. Aspek inilah yang jadi pr besar bagi United saat ini.
Chelsea menurut Fabrizio Romano sudah siap menjual Mount. Namun tim asal London Barat itu meminta bayaran sekitar 70 juta pounds untuk jasa sang playmaker.
MU dikabarkan ogah membayar harga semahal itu untuk pemain yang kontraknya habis di tahun 2024 mendatang. Jadi mereka sedang mencoba menego Chelsea agar mahar transfer Mount bisa turun.
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Bisa Gagal Datangkan Ruben Loftus-Cheek karena Inter Milan
Liga Italia 8 Juni 2023, 15:30
-
Finalisasi Transfer Mason Mount ke Manchester United Temui Hambatan
Liga Inggris 8 Juni 2023, 15:15
-
Jika Dilepas PSG, Chelsea Ingin Boyong Neymar ke Stamford Bridge
Liga Inggris 8 Juni 2023, 13:47
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR