
Bola.net - Chelsea akan menjalani lawatan ke markas Sheffield United di laga pekan ke-23 Premier League 2020/21, Senin (8/2/2021). The Blues akan menjadi tamu bagi klub yang kini berada di dasar klasemen.
Chelsea belum tersentuh kekalahan dalam tiga laga sejak ditangani manajer baru Thomas Tuchel. Setelah imbang 0-0 menjamu Wolverhampton, Chelsea berturut-turut menang 2-0 menjamu Burnley dan menekuk tuan rumah Tottenham 1-0.
Saat Chelsea tengah berada dalam performa bagus, Sheffield juga tengah menanjak. Mereka menang atas Manchester United dan Wwest Brom. Namun, performa pasukan Chris Wilder masih belum stabil sejauh ini.
Chelsea memenangi empat dari enam laga terakhirnya melawan Sheffield United di Premier League (M4 S1 K1). Mungkin The Blues akan menang lagi pada duel kali ini.
Berikut adalah lima pemain yang bisa jadi pembeda saat Chelsea berjumpa Sheffield.
Marcos Alonso

Marcos Alonso terpinggirkan dari tim utama pada era Lampard. Akan tetapi, bersama Thomas Tuchel, pemain asal Spanyol bangkit dan mulai mendapat kepercayaan penuh dari sang manajer baru.
Alonso memang sangat cocok untuk skema 3-4-2-1 yang diusung Tuchel. Alonso punya keleluasaan lebih untuk menyerang. Alonso kembali menjadi pemain eksplosif seperti ketika Chelsea masih dipegang Antonio Conte.
Jorginho

Thomas Tuchel mengusung sepak bola dengan penguasaan bola dominan bersama Chelsea. Pada titik ini, peran pemain dengan tipikal seperti Jorginho menjadi sangat penting.
Jorginho menjadi pengendali ritme permainan Chelsea. Dia menjadi poros distribusi bole Chelsea saat membangun serangan.
Satu kelebihan Jorginho yang bisa membuatnya menjadi pembeda di laga ini adalah eksekusi bola mati. Jorginho bisa diandalkan Chelsea untuk eksekusi penalti atau situasi setpiece lainnya.
Callum Hudson-Odoi

Hudson-Odoi mendapat peran yang krusial bersama Tuchel. Pemain 20 tahun kembali menjadi sosok yang penting di Chelsea, setelah sempat dikabarkan bakal dilepas ke Bayern Munchen beberapa waktu lalu.
Hudson-Odoi selalu menjadi pilihan utama pada tiga laga awal Tuchel bersama Chelsea. Hudson-Odoi telah membuat satu assist, tetapi belum mencetak gol. Mungkin, laga melawan Sheffield adalah momen yang dinanti Hudson-Odoi untuk mencetak gol.
Mason Mount

Mason Mount telah membuktikan bahwa dia layak berada di tim utama Chelsea. Mount menjadi pemain inti Chelsea bukan karena punya hubungan baik dengan Frank Lampard, tapi punya kualitas.
Mason Mount mungkin akan tetap dipercaya tampil seja menit awal oleh Tuchel. Sebab, kondisi Kai Havretz masih diragukan. Jika Mount kembali bermain, bukan tidak mungkin dia bakal jadi pembeda.
Timo Werner

Performa Timo Werner memang sangat mengkhawatirkan, jika tolok ukur yang dipakai adalah gol. Namun, Werner sejatinya sudah tampil cukup bagus di laga melawan Tottenham. Dia memenangkan penalti untuk Chelsea.
Laga melawan Sheffield bisa menjadi titik bagi bagi performa Werner. Jika mendapat kepercayaan dari Tuchel dan mencetak gol, maka Werner mungkin akan menemukan kembali ritme permainan terbaiknya.
Sebagai catatan, satu di antara empat gol Werner musim ini tercipta saat berjumpa Sheffield pada putaran pertama lalu.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Ini Juga:
- Lima Pelajaran dari Laga Huesca vs Real Madrid: Mental Juara Real Madrid Sudah Kembali?
- Takumi Minamino: 531 Menit 1 Gol di Liverpool, 30 Menit 1 Gol di Southampton
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Arsenal di Villa Park: The Gunners is Back!
- Liverpool vs Manchester City: The Citizens Dominasi Lima Pertemuan Terakhir
- AC Milan vs Crotone: 5 Alasan Rossoneri Begitu Diunggulkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming Sheffield United vs Chelsea, Senin 8 Februari 2021
Liga Inggris 7 Februari 2021, 08:20
-
5 Chelsea yang Bisa Jadi Pembeda Pada Laga melawan Sheffield United
Liga Inggris 7 Februari 2021, 07:29
-
Bersama Tuchel, Finish Empat Besar Tidak Mustahil bagi Chelsea
Liga Inggris 7 Februari 2021, 07:20
-
Tuchel Datang, Nasib Ben Chilwell di Chelsea Jadi Tanda Tanya
Liga Inggris 7 Februari 2021, 03:00
-
Paceklik Gol, Timo Werner Kian Mengkhawatirkan
Liga Inggris 6 Februari 2021, 16:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR