Bola.net - Manchester United merupakan salah satu tim paling sukses di Inggris. Selain punya banyak gelar juara, dalam sejarah klub mereka juga pernah memiliki beberapa kapten yang ikonik.
Setan Merah beruntung memiliki manajer legendaris seperti Sir Matt Busby dan Sir Alex Ferguson di masa kejayaannya. Duo Skotlandia membentuk United dengan kerja keras selama puluhan tahun dan memimpin klub meraih banyak trofi.
Manchester United memiliki banyak nama legendaris mengenakan ban kapten. Sejak 1878 ketika klub masih bernama Newton Heath LYR F.C, hingga saat ini, 46 pemain telah mendapat hak istimewa untuk memimpin tim.
Dari daftar panjang pemimpin, Sportskeeda memilih lima kapten Manchester United terhebat sepanjang masa. Siapa saja mereka? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Eric Cantona

Eric Cantona menghabiskan lima musim di United. Ia sosok kontroversi di dalam dan di luar lapangan. Tetapi saat menguasai bola di kakinya, Cantona adalah pencetak gol yang fantastis, ia mencetak 82 gol untuk Setan Merah dalam 185 penampilan dan memenangkan tiga gelar sebagai pemain.
King Eric diberikan ban kapten untuk musim 1996-1997 dan memenangkan gelar liga ke-4 dan ke-11 untuk United, menjadi pemain pertama dari luar Inggris yang menjadi kapten klub.
Pemain Prancis itu kemudian mengumumkan pengunduran diri yang mengejutkan dari sepak bola pada akhir musim pada usia 30. Meskipun Cantona memimpin United hanya untuk satu musim, ia meninggalkan jejak dalam sejarah klub dengan caranya yang unik.
Rogen Byrne
'Busby Babes' dari Matt Busby adalah salah satu tim terbaik di Eropa. Menjadi kapten tim sekaliber itu bukanlah pekerjaan untuk orang biasa, dan Rogen Byrne adalah orang luar biasa yang memimpin tim itu dari tahun 1955 hingga 1958.
Byrne sedikit banyak menemukan peran sebagai bek sayap menyerang dengan gaya bermainnya. Dia diberi gelar kapten pada usia 24 tahun dan memimpin tim meraih dua gelar liga berturut-turut pada tahun 1956 dan 1957.
Pemain yang menghabiskan kariernya dengan bermain di satu klub, Byrne adalah salah satu dari delapan pemain yang secara tragis kehilangan nyawa mereka dalam Bencana Udara Munchen pada tahun 1958. Pemain berusia 28 tahun itu telah membuat 245 penampilan untuk United dan mencetak 17 gol.
Sir Bobby Charlton
Sir Bobby Charlton, lagi-lagi anggota Busby Babes, cukup beruntung untuk selamat dari tragedi kecelakaan pesawat menuju Munchen. Charlton baru berusia 21 tahun pada saat kecelakaan itu dan Matt Busby membangun kembali tim di sekelilingnya setelah kejadian itu. Dalam 18 tahun kariernya, Charlton, membuat 758 penampilan dan mencetak 249 gol untuk United.
Gelandang legendaris membawa United meraih kemenangan Piala Eropa pertama mereka pada tahun 1968 dengan dua gol di final tetapi setelah Busby memutuskan pensiun secara tiba-tiba.
Sir Bobby Charlton yang memimpin tim dalam krisis dan membuat mereka bertahan di kompetisi kasta tertinggi sebelum akhirnya degradasi pada 1974, satu tahun setelah Charlton pergi.
Bryan Robson

United mengontrak Bryan Robson pada tahun 1981 dengan biaya rekor sebesar 1,5 juta poundsterling dan gelandang itu diangkat menjadi kapten pada tahun 1983.
Robson memimpin United selama 11 tahun berikutnya, pertama sebagai bagian dari tim Ron Atkinson dan kemudian selama delapan tahun pertama Sir Alex Ferguson yang memegang kendali sebagai manajer Manchester United selanjutnya.
Robson menjabat sebagai kapten dari tahun 1983 hingga 1994 dan lebih dari kapten lainnya. Dia memimpin United meraih dua gelar Piala FA pada tahun 1983 dan 1985 sebelum kedatangan Alex Ferguson, dan kemudian memainkan peran penting saat manajer Skotlandia membangun tim generasi emas di Old Trafford.
Dia membantu United meraih kejayaan di musim pertama Premier League pada 1992-93, memenangkan gelar liga untuk pertama kalinya dalam 26 tahun dan kemudian diikuti gelar kedua berturut-turut pada 1993-1994.
Robson membuat 466 penampilan untuk klub dan mencetak 99 gol. Terlepas dari kariernya yang sarat trofi dan rekor kapten United terlama, ia dikenal karena keberanian dan kemauannya untuk bertarung dalam situasi apa pun.
Tidak heran dia dipanggil Captain Marvel!
Roy Keane

Penggemar sepak bola millenial mungkin mengenalinya sebagai pundit yang kontroversial, tetapi penggemar Manchester United dari generasi sebelumnya mengenal siapa sebenarnya Roy Keane: ia seorang pejuang sejati!
Salah satu gelandang box-to-box terbaik pada masanya, Roy Keane tidak pernah menjadi orang yang menghindar dari kontroversi dan itu membuat hubungannya dengan Alex Ferguson sangat kompleks. Tetapi bahkan Ferguson tahu bahwa timnya di United tidak akan mencapai prestasi seperti itu tanpa Keane.
Dia mengambil alih sebagai kapten United pada tahun 1997 dan kemudian menjadi kapten paling bergengsi dalam sejarah klub, memimpin tim meraih sembilan gelar liga, serta Treble di musim 1998-1999.
Dia meninggalkan United pada tahun 2005 dengan 480 penampilan dan 51 gol, sebelum 69.591 orang menghadiri pertandingan testimonial Roy Keane di Old Trafford pada tahun 2006 - rekor tersebut untuk pertandingan testimonial di Inggris.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari Bola.com (Ario Yosia, 8 September 2020)
Baca Ini Juga:
- MU Kesulitan Buang Pemain yang Sudah Tak Dibutuhkan, Bagaimana Solusinya?
- Donny van de Beek Tidak Cukup, MU Masih Butuh Tiga Pemain Lagi
- Manchester United 'Audisi' 3 Bek Kiri: Vitaliy Mykolenko, Sergio Reguilon, dan Alex Telles
- Jersey Ke-3 MU yang 'Aneh' Jadi Keren Dipakai Beckham, Netizen: Dia Pakai Baju Partai Juga Keren
- Deja Vu Musim Panas 2017, Manchester United Kembali Bidik Ivan Perisic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Gea Lengah Sedikit, Dean Henderson Bakal Rebut Posisi Kiper Utama MU
Liga Inggris 8 September 2020, 21:20
-
Mau Sukses di Manchester United, Donny van de Beek Diminta Jadi Diri Sendiri
Liga Inggris 8 September 2020, 21:00
-
Terbang ke Inggris, Agen Telles Negosiasikan Transfer ke MU
Liga Inggris 8 September 2020, 20:54
-
Gara-gara Ini, Transfer Sergio Reguilon ke Manchester United Berpotensi Batal
Liga Inggris 8 September 2020, 20:40
-
Jadi Incaran Manchester United, Erling Haaland Buka Peluang Main di Inggris
Bundesliga 8 September 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR