
Bola.net - Chelsea meraih kemenangan saat berkunjung ke markas Newcastle pada pekan ke-10 Premier League 2021/22, Sabtu (30/11/2021). Tampil di St James' Park, The Blues menang dengan skor 3-0.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Namun, The Blues pada akhirnya bisa melesakkan tiga gol setelah turun minum.
Reece James mencetak dua gol untuk Chelsea. Sementara Jorginho menyumbang satu gol lewat titik penalti.
Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil kemenangan Chelsea ini. Berikut ulasannya.
Menjauh dari Rival

Kemenangan dari markas Newcastle membuat Chelsea semakin kukuh berada di puncak klasemen sementara Premier League. The Blues saat ini menduduki puncak klasemen dengan perolehan 25 poin.
Pada saat yang sama, dua rival Chelsea, Liverpool dan Manchester City meraih hasil yang kurang maksimal di pekan ke-10 Premier League. The Reds ditahan imbang Brighton dan The Citizens takluk dari Crystal Palace.
Kini Chelsea bisa sedikit menjauh dari kejaran pada rivalnya. Tim asuhan Thomas Tuchel tersebut saat ini unggul tiga angka dari Liverpool yang menghuni posisi kedua.
Performa Impresif Reece James
Reece James’ game by numbers vs. Newcastle:
— Squawka Football (@Squawka) October 30, 2021
100% take-on success
95% pass accuracy
7 touches in opp. box (most)
7 crosses
5/6 duels won
4 shots
3 chances created (=most)
3 shots on target (most)
2 goals (most)
Two stunning strikes. 🚀 pic.twitter.com/7Y1gqI3qNY
Reece James sedang berada dalam performa yang hebat. James tercatat mampu menyumbang gol atau assist untuk Chelsea dalam ajang Premier League.
James menyarangkan dua gol untuk membantu timnya menekuk Newcastle. Kini pemain belakang asal Inggris tersebut sudah mencetak empat gol dan tiga assist dari tujuh pertandingan di Premier League.
Dengan torehan itu, James sekarang menjadi pencetak gol terbanyak sementara Chelsea pada musim ini. Dia unggul satu gol dari pemain-pemain seperti Mason Mount dan Romelu Lukaku.
Hakim Ziyech Tak Beruntung

Hakim Ziyech menjadi pemain Chelsea yang paling banyak mengancam gawang Newcastle. Dia melepas lima shots sepanjang pertandingan.
Sayangnya, semua percobaan yang dilakukan Ziyech gagal berbuah gol. Bahkan, satu tembakannya membentur tiang gawang.
Meski banyak menebar ancaman, Ziyech ditarik keluar pada menit ke-64. Pemain asal Maroko tersebut digantikan Ross Barkley.
Jorginho Spesialis Penalti
10 - Jorginho is the first player in Premier League history to have 10 consecutive goals in the competition come from the penalty spot. Specialist. pic.twitter.com/8QnKaGfoeC
— OptaJoe (@OptaJoe) October 30, 2021
Jorginho menyumbang satu gol lewat titik putih pada menit ke-80. Penalti diberikan setelah Karl Darlow melakukan pelanggaran kepada Kai Havertz di kotak terlarang.
Gol tersebut semakin membuktikan diri Jorginho sebagai spesialis eksekutor penalti. Pemain berusia 29 tahun itu tercatat sebagai pemain pertama di Premier League yang mencetak 10 gol beruntun dari titik putih.
Newcastle Belum Pernah Menang
LLDLDDLLDL
— Squawka Football (@Squawka) October 30, 2021
Newcastle are one of two teams that have yet to win a Premier League game this season.
That January transfer window can’t come quick enough. 😅 pic.twitter.com/zwQ9OVrCNA
Performa buruk Newcastle masih terus berlanjut. The Magpies kali ini dipermalukan Chelsea di depan pendukungnya sendiri.
Dalam 11 laga terakhir, Newcastle tak pernah menang. Itu artinya, The Magpies belum pernah merasakan kemenangan di Premier League musim ini.
Tak heran, Newcastle terpuruk di zona merah (19) dengan hanya mengumpulkan empat poin. Mereka cuma mampu bermain imbang empat kali di Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran Laga Newcastle vs Chelsea: Menjauh dari Rival
Liga Inggris 31 Oktober 2021, 04:31
-
Chelsea Hajar Newcastle: Bek Lebih Gacor dari Striker, Gak Butuh Lukaku
Liga Inggris 31 Oktober 2021, 00:09
-
Man of the Match Newcastle vs Chelsea: Reece James
Liga Inggris 30 Oktober 2021, 23:29
-
Hasil Pertandingan Newcastle vs Chelsea: Skor 0-3
Liga Inggris 30 Oktober 2021, 23:01
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

















KOMENTAR