5 Pelatih yang Paling Suka Ngegas dalam Sejarah Premier League: Sir Alex Ferguson hingga Jose Mourinho

Bola.net - Bigmatch Premier League yang mempertemukan Chelsea vs Tottenham pekan lalu diwarnai oleh pertikaian di pinggir lapangan yang melibatkan manajer kedua tim, Thomas Tuchel vs Antonio Conte.
Tak cuma bertikai, Tuchel juga merasa kesal karena menganggap timnya dirugikan oleh keputusan wasit yang mengesahkan dua gol Spurs hingga membuat skor akhir menjadi 2-2.
"Kedua gol mereka seharusnya tidak sah," ketus Tuchel, dilansir BBC. "Kami merupakan tim yang pantas memenangkan pertandingan," imbuh juru taktik asal Jerman itu.
"Ini benar-benar sangat konyol," pungkas Tuchel.
Di akhir pertandingan, Tuchel dan Conte sama-sama diganjar kartu merah. Itu merupakan buntut dari reaksi berlebihan yang dilakukan kedua pelatih tersebut selama pertandingan.
Tuchel bukan pelatih pertama yang doyan marah-marah. Sebelumnya, sederet pelatih juga dicap pemberang karena ulahnya masing-masing. Berikut lima pelatih pemarah, dilansir Bleacherreport.
Kevin Keegan

Berbicara tentang pelatih yang suka mengeluarkan kata-kata kasar, itulah juru taktik Newcastle, Kevin Keegan (1992-1997).
King Kev, begitu ia dikenal, mengelola Newcastle dalam persaingan ketat Liga Utama Inggris selama musim 1996/97. Timnya tergelincir dan Manchester United tampil sebagai juara liga. Newcastle yang finis di posisi kedua mengantongi 68 poin.
Saat wawancara, Keegan tak menerima kekalahan skuadnya. Meski terpaut tujuh angka dari Setan Merah (75), legenda Liverpool sama sekali tak menunjukkan sikap simpati.
"Saya akan senang jika kami bisa mengalahkan mereka!," kata Keegan.
Sir Alex Ferguson

Dalam kariernya yang panjang bersama Manchester United, dari 1986 hingga 2013, Ferguson kerap bersitegang dengan siapa saja. Dia pernah ribut dengan pelatih lain, cekcok dengan pemain sendiri, dan bertikai dengan wasit atau perangkat pertandingan lainnya.
Atas sikap pemarahnya itu, pelatih asal Skotlandia itu berapa kali harus membayar denda serta diganjar hukuman tak boleh mendamping timnya dalam sejumlah pertandingan.
Meski begitu, Ferguson merupakan pelatih tersukses dalam sejarah Setan Merah. Dia membuat MU menjadi tim yang sangat disegani di Eropa.
Luiz Felipe Scolari

Scolari pelatih hebat. Dia membawa Brasil memenangkan Piala Dunia 2002 Korea Selatan-Jepang. Selain Timnas Brasil, Scolari juga pernah menukangi banyak klub seperti Palmeiras, Chelsea, dan saat ini Athletico Paranaense.
Scolari terkenal dengan kejenakaan gilanya di pinggir lapangan. Kalau sudah marah, Scolari tak segan menyemprot wasit. Suatu ketika pada November 2008, saat masih menukangi Chelsea, pak tua Scolari menyemprot wasit yang dianggapnya tak becus menyusul kekalahan 1-2 dari Arsenal.
Scolari pun meminta wasit dan FA menonton kembali tayangan pertandingan. "Saya hanya berharap FA dan wasit kembali melihat tayang ulang dan mengakui kekeliruannya. Selama ini, mereka terkesan tidak pernah berbuat salah," kata Scolari saat itu.
Jose Mourinho

Sosok pelatih yang identik dengan marah-marah, siapa lagi kalau Mourinho. Disebut pelatih cerdas, The Special One tak pernah lepas dari sikap kontroversi.
Mourinho yang saat ini menukangi AS Roma, pernah bersitegang dengan petinggi UEFA. Itu karena UEFA, menurut Mourinho, lebih menyukai Barcelona. Hal itu dikatakannya saat membidani Real Madrid (2010-2013).
Eks pembesut Porto, Inter Milan, Manchester United, Benfica, dan Tottenham Hotspour itu menjadi incaran pers terkait pernyataan-pernyataannya yang dianggap nyeleneh.
Sam Allardyce

Sam Allardyce, yang saat ini berusia 67 tahun, pernah menjadi manajer Limerick, Blackpool, Notts County, Bolton Wanderers, Newcastle United, Blackburn Rovers, dan West Ham United.
Mantan pelatih Timnas Inggris itu juga dikenal dengan julukan "Fat Sam."
Mungkin juga "Mad Sam" untuk semua masalah kemarahannya. Jika sudah emosi, Mad Sam tak segan-segan menantang pemain lawan untuk datang dan meminta maaf kepadanya.
Selama menjadi pelatih, Allardyce juga merupakan individu yang getol mengkritisi sepak bola Inggris.
Klasemen Premier League 2022/23
Disadur dari: Bola.com (Choki Sihotang, Wiwig Prayugi) 17 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Traktir 60 Pizza! Jose Mourinho Rayakan Kemenangan Perdana AS Roma
Liga Italia 16 Agustus 2022, 07:30
-
Jose Mourinho Gak Pede AS Roma Juara Liga Italia 2022/2023
Liga Italia 16 Agustus 2022, 00:06
-
Mengagumi Trio Dybala, Zaniolo, Tammy Abraham di Lini Serang AS Roma
Liga Italia 15 Agustus 2022, 08:47
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR