
Bola.net - Manajer Tottenham Jose Mourinho mengatakan kunci kemenangan timnya atas Arsenal terjadi karena anak-anak asuhnya bisa beradaptasi dengan taktik lawan dan berjuang sepenuh hati.
Derby London Utara tersaji di Tottenham Hostpur Stadium. Spurs menjamu Arsenal di matchday 35 Premier League, Minggu (12/07/2020).
Arsenal sempat unggul lebih dahulu pada menit ke-16. Roket dari Alexandre Lacazette tak mampu dibendung Hugo Lloris.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Tottenham bisa menyamakan kedudukan melalui Son Heung-min tiga menit kemudian.
Duel kemudian berlangsung dengan cukup alot. Pada akhirnya gol baru tercipta pada menit ke-81.
Gol tersebut dicetak oleh Toby Alderweireld. Ia menanduk bola hasil sepak pojok Son. Tottenham akhirnya menang 2-1 atas Arsenal.
Adaptasi
Usai pertandingan, Jose Mourinho angkat bicara soal kemenangan timnya. Ia awalnya memuji kemampuan Mikel Arteta yang telah menemukan formula untuk membuat Arsenal tampil lebih baik.
Namun Mourinho ternyata bisa menemukan kelemahan taktik Arteta. Dari situ ia pun bisa membuat timnya beradaptasi dengan taktik racikan manajer Spanyol tersebut.
"Saya pikir pertandingan itu lebih taktis daripada apa pun. Sejujurnya saya pikir Mikel menemukan cara bagi mereka untuk bermain, menjadi stabil dan meningkat - mereka membaik dan kami merasa bahwa kami harus beradaptasi sedikit terhadap mereka dan saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik," serunya pada Sky Sports.
"Karena berapa kali [Kieran] Tierney dan [Hector] Bellerin biasanya mencapai sepertiga terakhir lapangan dan seberapa baik mereka dikontrol hari ini. Saya pikir mereka sangat dikendalikan pada level itu," tuturnya.
"Bahkan di periode pertama babak kedua ketika mereka memiliki lebih banyak bola dan mereka lebih sering berada di area kami, kami cukup nyaman dalam situasi itu. Saya pikir juga dua gelandang, mereka melakukan pekerjaan yang bagus dan kemudian kami menemukan peluang dan semangat kami, [itu] sangat membantu," serunya.
Perjuangan Sepenuh Hati
Arsenal sebenarnya dalam kondisi lebih bugar dari Tottenham. Masa istirahat mereka lebih lama dari dari sang rival sekota.
Tapi perjuangan mereka di atas lapangan tak kalah dari pemain Arsenal. Menurut Jose Mourinho, mereka bisa tampil seperti itu karena bertekad tampil sepenuh hati.
"Saya pikir selama pertandingan tidak ada yang memikirkannya, bahkan saya sendiri tidak, tetapi Arsenal punya waktu 48 jam lebih banyak daripada kami untuk beristirahat, jadi itu laga yang sulit tetapi datang dari hati mereka upaya ini, pertempuran ini," serunya.
"Bahkan di menit-menit terakhir pertandingan setelah 2-1, tidak ada masalah, semuanya terkendali sehingga kami senang," sambungnya.
"Kami senang karena kami membuat para penggemar senang, kami bahagia karena kami masih dalam perjuangan untuk memenangkan posisi Liga Europa," pungkasnya.
Tottenham sekarang naik ke peringkat delapan klasemen dengan raihan 52 poin. Pasukan Jose Mourinho melompati Arsenal yang ada di peringkat sembilan, dengan koleksi 50 poin.
(sky sports)
Baca Juga:
- Trailer Serial Dokumenter Tottenham Berjudul For All Or Nothing Resmi Dirilis
- Bikin Blunder di Derby London Utara, David Luiz Panen Hujatan dari Fans Arsenal
- Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Son Heung-min
- Hasil Pertandingan Tottenham vs Arsenal: Skor 2-1
- Ringkasan Cerita Arsenal: Tahu Caranya Bikin Gol, Hanya Tak Becus Bertahan
- Penyakit Lama Arsenal: Unggul Dulu, Senang Sebentar, Kalah Kemudian
- Pierre-Emerick Aubameyang: Tottenham Lebih Baik dari Arsenal? Serius?
- Bad Mood, Mourinho Ngacir Dari Sesi Konferesi Pers
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini yang Salah Dengan Lini Belakang Arsenal di Laga Lawan Tottenham
Liga Inggris 13 Juli 2020, 21:10
-
Tragis! Adik Kandung Serge Aurier Tewas Ditembak di Prancis
Bolatainment 13 Juli 2020, 20:14
-
Fans Arsenal Mengamuk Ketika Son Heung-Min Cetak Gol di Derby London
Bolatainment 13 Juli 2020, 19:50
-
Tottenham Menangi Derby London Utara
Galeri 13 Juli 2020, 14:00
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR